Slot Header 970×90

Nasional

Presiden Prabowo Lantik 31 Duta Besar di Istana, Siapa Saja?

Oleh Putri

25 Maret 2025 pukul 15.37 WITA · 3 menit baca

NASIONAL, BALINEWS.ID - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 31 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Dubes LBBP) Republik Indonesia untuk sejumlah neg…
NASIONAL, BALINEWS.ID - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 31 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Dubes LBBP) Republik Indonesia untuk sejumlah neg… — BaliNews.id

NASIONAL, BALINEWS.ID -  Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 31 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Dubes LBBP) Republik Indonesia untuk sejumlah negara sahabat. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (24/3/2025) dengan prosesi pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden.

Pelantikan para duta besar ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 25/P dan 40/P Tahun 2025 yang dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) Nanik Purwanti. Acara dimulai dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya, disusul dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu oleh Presiden Prabowo.

"Demi Allah saya bersumpah, demi Tuhan saya berjanji..." ujar para duta besar serempak, mengikuti sumpah yang didiktekan oleh Presiden. Mereka berjanji untuk setia kepada UUD 1945, menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, serta menaati arahan dari pemerintah pusat.

Sejumlah pejabat tinggi negara turut menghadiri pelantikan ini, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Budi Gunawan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Selain itu, hadir pula Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dan anggota DPR RI Budi Djiwandono.

Daftar Duta Besar yang Dilantik

Manahan M. P. Sitompul – Bosnia dan Herzegovina

Penny Dewi Herasati – Hungaria

Muhsin Syihab – Kanada, merangkap International Civil Aviation Organization (ICAO)

Siti Nugraha Mauludiah – Kerajaan Denmark, merangkap Republik Lithuania

Tyas Baskoro Her Witjaksono Adji – Republik Kenya, merangkap Republik Demokratik Kongo, Republik Federal Somalia, Republik Uganda, United Nations Environmental Programme (UNEP), dan United Nations Human Settlement Programme (UN-HABITAT)

Marsekal TNI (Purn) Yuyu Sutisna – Kerajaan Maroko, merangkap Republik Islam Mauritania

Yayan Ganda Hayat Mulyana – Kerajaan Swedia, merangkap Republik Latvia

Fikry Cassidy – Bolivarian Venezuela, merangkap Persemakmuran Dominika, Grenada, Saint Lucia, Saint Vincent dan The Grenadines, serta Republik Trinidad dan Tobago

Listiana Operananta – Republik Bulgaria, merangkap Republik Albania dan Republik Makedonia Utara

Rina Prihtyasmiarsi – Republik Ceko

Vedi Kurnia Buana – Republik Chile

Faizal Chery Sidharta – Republik Demokratik Federal Ethiopia, merangkap Republik Djibouti, Negara Eritrea, dan African Union

Hersindaru Arwityo Ibnu Wiwoho Wahyutomo – Republik Finlandia, merangkap Republik Estonia

Dicky Komar – Republik Lebanon

Didik Eko Pujianto – Republik Irak

Chandra Warsenanto Sukotjo – Republik Islam Pakistan

Rolliansyah Soemirat – Republik Islam Iran, merangkap Turkmenistan

Junimart Girsang – Republik Italia, merangkap Republik Malta, Republik San Marino, Republik Siprus, serta organisasi internasional FAO, IFAD, WFP, dan UNIDROIT

Agung Cahaya Sumirat – Republik Kamerun, merangkap Republik Chad, Republik Guinea Ekuatorial, Republik Gabon, Republik Kongo, dan Republik Afrika Tengah

Cecep Herawan – Republik Korea

Simon Djatmoko Irwantoro Soekarno – Republik Kuba, merangkap Persemakmuran Bahama, Republik Dominika, Republik Haiti, dan Republik Jamaika

Kartika Candra Negara – Republik Mozambique, merangkap Republik Malawi

Mirza Nurhidayat – Republik Namibia, merangkap Republik Angola

Bambang Suharto – Republik Federal Nigeria, merangkap Republik Benin, Republik Burkina Faso, Republik Ghana, Republik Kongo, Republik Liberia, Republik Niger, Republik Demokratik Sao Tome dan Principe, Republik Togo, Gabon, serta ECOWAS

Hendra Halim – Republik Panama, merangkap Republik Honduras, Republik Kosta Rika, dan Republik Nikaragua

Susi Marleny Bachsin – Republik Portugal

Ardian Wicaksono – Republik Senegal, merangkap Republik Cabo Verde, Republik Gambia, Republik Guinea, Republik Guinea-Bissau, Republik Mali, Republik Pantai Gading, dan Republik Sierra Leone

Andreano Erwin – Republik Serbia, merangkap Montenegro

Agus Priyono – Republik Suriname, merangkap Republik Kooperatif Guyana

Siti Ruhaini Dzuhayatin – Republik Uzbekistan, merangkap Republik Kyrgyzstan

Arief Hidayat – Republik Zimbabwe, merangkap Republik Zambia. (*)

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.