Pria di Denpasar Tebas Wajah Pegawai Koperasi, Emosi Lantaran Istrinya Diajak Tidur

DENPASAR, BALINEWS.ID  – Seorang pria bernama Anggi Anggara (22) menebas wajah pegawai koperasi inisial AS (41) menggunakan pisau kerambit di Jalan Jayagiri XVI, Desa Sumerta Kauh, Denpasar Timur, Senin 10 Februari 2025 malam. Aksi sadis tersebut dilatarbelakangi emosi, lantaran sang istri dikirimi pesan tak pantas oleh AS. 

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi  membeberkan bahwa awalnya istri pelaku inisial AL (26) yang disebut sebagai nasabah koperasi, hendak meminjam uang sebesar Rp 1 juta. AS lantas mengirimkan pesan WhatsApp mengenai syarat agar uang tersebut bisa cair. 

BACA JUGA :  Ayah Dari Korban Penculikan di Sesetan Ungkap Pelaku Sempat Jadi Kurir Selama 2 Bulan

“Berdasarkan keterangan istri pelaku, kalau mau uang pinjamannya cair, Ia diminta tidur (berhubungan intim) dulu sama korban,” ujarnya, Rabu 12 Februari 2025. 

Anggi yang mengetahui ada pesan tersebut pun menjadi marah. Pelaku lantas memancing korban untuk bertemu dengan diminta datang ke kos di Jalan Jayagiri XVI. Setibanya korban di kosan tersebut,  pegawai koperasi itu bertemu dengan pelaku dan diajak ngobrol.

Ditengah percakapan itu, pelaku lantas menunjukkan chat WA milik istrinya. Tak lama kemudian, pelaku memukul ke arah wajah korban sampai terjatuh. Kemudian, AS bangun dan mendorong pelaku. 

BACA JUGA :  Pemerintah Blokir Grok AI Sementara, Demi Cegah Ancaman Konten Asusila

“Saat itulah, pelaku mengeluarkan pisau kerambit dan menebas wajah korban sebanyak dua kali, yang mengenai pelipis dan dahi korban hingga robek,” tambahnya. 

Usai kejadian itu, AS menelepon saudaranya dan dia diantar ke rumah sakit. Akibatnya, korban mendapat 27 jahitan pada luka-lukanya. 

Setelah menerima laporan, Tim Opsnal yang dipimpin Kanit Reskrim AKP I Made Sena melakukan penyelidikan ke lokasi kejadian dan mengamankan Anggi.

Pria asal Bandung, Jawa Barat itu mengaku melakukan penganiayaan menggunakan karambit yang dibeli lewat Facebook. Hal itu, lantaran dirinya merasa sakit hati mengetahui korban mengajak istrinya untuk “tidur” bareng. 

BACA JUGA :  Tersangkanya Tewas, Kasus Pencabulan Anak di Denpasar Dihentikan

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun. (*)

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

0 Comments
Newest
Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Breaking News

Informasi Lowongan Pekerjaan Terbaru Hari Ini

Baca Lainnya

GIANYAR, BALINEWS.ID - Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kembali digelar di Kabupaten Gianyar. Kegiatan yang menghadirkan anggota DPR...
NASIONAL, BALINEWS.ID - Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah atau awal Ramadan 2026 Masehi jatuh pada Kamis, 19...
NASIONAL, BALINEWS.ID - Indonesia kembali menjadi perhatian dunia internasional setelah tercatat sebagai negara dengan tingkat perlindungan terhadap penipuan...
DENPASAR, BALINEWS.ID – Seorang sopir truk berinisial DP (51) ditemukan meninggal dunia di area gudang kawasan Jalan By...