Slot Header 970×90

Rayakan World Tourism Day, Living World Denpasar Bawa Seni dan Budaya Bali ke Pusat Kota

Oleh Fery Fadli · null

28 September 2026 pukul 16.38 WITA · 3 menit baca

Rayakan World Tourism Day, Living World Denpasar Bawa Seni dan Budaya Bali ke Pusat Kota

DENPASAR, BALINEWS — Living World Denpasar merayakan World Tourism Day dengan menghadirkan rangkaian kegiatan yang memadukan seni, budaya, hiburan, destinasi wisata, dan produk lokal Bali di Sriwedari Roof Garden, Minggu (27/9/2026).

Pusat perbelanjaan yang dikembangkan Kawan Lama Group tersebut mengemas perayaan World Tourism Day melalui berbagai pertunjukan dan aktivitas interaktif yang dapat diikuti masyarakat maupun wisatawan.

Rangkaian kegiatan berlangsung dari sore hingga malam hari. Pengunjung tidak hanya disuguhkan pertunjukan seni, tetapi juga dapat berpartisipasi dalam sejumlah aktivitas yang memperkenalkan seni dan kerajinan khas Bali.

Acara dibuka dengan pertunjukan Rindik Bali yang menyambut kedatangan wisatawan. Menjelang matahari terbenam, pengunjung kemudian disuguhi Sunset Kecak di Sriwedari Roof Garden.

Pertunjukan tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian perayaan, dengan latar suasana matahari terbenam yang menawarkan pengalaman berbeda dalam menikmati seni tradisional Bali.

Selain pertunjukan, Living World Denpasar menggandeng sanggar dan komunitas seni Bali untuk menghadirkan aktivitas edukasi budaya. Pengunjung dapat belajar menari Bali hingga membuat gelang Bali, salah satu kerajinan yang dikenal sebagai bagian dari cendera mata wisatawan di Bali.

Nuansa tradisional kemudian dipadukan dengan hiburan musik internasional melalui The Beatles Tribute Performance. Band tribute asal Bali tersebut membawakan sejumlah lagu populer dari grup musik asal Inggris, The Beatles.

Perpaduan seni tradisional Bali dan musik internasional tersebut menjadi bagian dari konsep kegiatan untuk menjangkau wisatawan dari berbagai latar belakang.

Tidak hanya menghadirkan pertunjukan, Living World Denpasar juga mempertemukan wisatawan dengan sejumlah pilihan destinasi wisata melalui area exhibition. Sejumlah partner pariwisata yang hadir antara lain Bali Zoo, AeroXSpace Adventure, MSB Bali, dan Bali Bird Park.

Melalui area tersebut, pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai destinasi wisata sekaligus membeli tiket masuk dengan harga promosi khusus selama kegiatan berlangsung.

Rangkaian acara juga dilengkapi area yang menampilkan produk lokal Bali. Sejumlah produk yang ditawarkan antara lain Krilazz Bali, yang memproduksi keripik talas dengan berbagai varian rasa, serta Wiznu Murthi Collection yang menghadirkan produk fashion dengan unsur kreativitas dan budaya lokal.

General Manager Marketing Living World Denpasar, Juanita Rustandi, mengatakan kegiatan World Tourism Day tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan ruang yang mempertemukan masyarakat, wisatawan, seni, budaya, dan produk lokal.

“Melalui kegiatan World Tourism Day ini, kami ingin menghadirkan Living World Denpasar tidak hanya sebagai destinasi untuk berbelanja dan menikmati hiburan, tetapi juga sebagai ruang bagi wisatawan untuk mengenal dan merasakan kekayaan budaya Bali,” ujar Juanita.

Ia mengatakan rangkaian kegiatan tersebut dirancang dengan menggabungkan pertunjukan seni, aktivitas interaktif, partner destinasi wisata, hingga produk khas Bali dalam satu lokasi.

Menurut Juanita, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman bagi pengunjung sekaligus memperkuat peran Living World Denpasar sebagai ruang komunitas bagi masyarakat lokal dan wisatawan.

Living World Denpasar merupakan pusat perbelanjaan dengan konsep “Home Living, Lifestyle & Eat-ertainment” yang dikembangkan Kawan Lama Group. Living World Denpasar merupakan gerai ketiga jaringan Living World setelah Alam Sutera dan Pekanbaru.

Kawan Lama Group menyebut Living World Denpasar sebagai pusat perbelanjaan yang memadukan konsep ramah lingkungan dengan arsitektur yang mengangkat unsur budaya Bali.

Perayaan World Tourism Day di Living World Denpasar menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman wisata yang memadukan seni tradisional, hiburan, informasi destinasi, serta produk lokal dalam satu ruang.

Fery Fadli

Fery Fadli

null

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.