Slot Header 970×90

Bali

SD Negeri 2 Celuk Sukawati Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp50 Juta

Oleh Putri

13 Januari 2025 pukul 14.21 WITA · Gianyar · 1 menit baca

GIANYAR, BALINEWS.ID - Insiden pencurian terjadi di Sekolah Dasar Negeri 2 Celuk, Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Gianyar, pada Senin pagi (13/1/2025). Peristi…
GIANYAR, BALINEWS.ID - Insiden pencurian terjadi di Sekolah Dasar Negeri 2 Celuk, Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Gianyar, pada Senin pagi (13/1/2025). Peristi… — BaliNews.id

GIANYAR, BALINEWS.ID - Insiden pencurian terjadi di Sekolah Dasar Negeri 2 Celuk, Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Gianyar, pada Senin pagi (13/1/2025). Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 06.30 WITA oleh I Nyoman Sunarsa (36), penjaga sekolah yang saat itu sedang menjalankan rutinitas pagi dengan membersihkan halaman sekolah.

Salah satu saksi bernama I Nyoman Sunarsa mendapati ruang guru dalam keadaan terbuka dengan kunci yang rusak akibat dibuka paksa. Sontak, ia segera menghubungi Ni Wayan Suwartini (56), Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SD Negeri 2 Celuk, serta Ketua Komite Sekolah.

"Kasus ini kemudian dilaporkan ke Kelian Dusun Cemenggaon, yang selanjutnya meneruskan laporan tersebut ke Unit Lalu Lintas Polsek Sukawati dan Babinsa setempat," terang sumber petugas.

Adapun sejumlah barang berharga milik sekolah yang raib, diantaranyam beberapa unit laptop, dua pasang mikrofon wireless, satu kamera lengkap dengan tripod dan satu Smart TV.

"Kerugian akibat pencurian ini diperkirakan mencapai Rp50 juta," tambahnya.

Hingga saat ini, pihak Polsek Sukawati masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif pencurian tersebut. Sementara itu, Kepala Dusun Cemenggaon bersama pihak sekolah tengah berkoordinasi untuk memastikan jumlah barang yang hilang.

Plt Kepala Sekolah, Ni Wayan Suwartini, menyampaikan bahwa kejadian ini sangat merugikan pihak sekolah, terutama karena sejumlah barang yang hilang merupakan fasilitas pendukung proses belajar mengajar. Ia berharap pelaku dapat segera ditemukan dan kejadian serupa tidak terulang lagi di masa depan.

Pasca kejadian ini, pihak sekolah bersama komite akan meningkatkan langkah pengamanan, seperti memasang kamera pengawas (CCTV) dan mengganti kunci-kunci ruangan dengan sistem keamanan yang lebih canggih. (*)

SLOT IKLAN TENGAH ARTIKEL
0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.