Pojok NarasiWATUGUNUNG RUNTUH: MERUNTUHKAN EGO, MEMBUKA JALAN REKONSILIASIPurnama Kalima tahun ini, 25 Oktober 2026, bertepatan dengan Redite Kliwon Wuku Watugunung, yang dalam tradisi Bali dikenal sebagai Watugunung Runtuh. Pertemuan dua momentum dalam kalender ritual Bali ini memiliki makna spiritual yang mendalam. Purnama merupakan simbol kepenuhan dan kejernihan cahaya, sedangkan Watugunung Runtuh mengingatkan manusia tentang pentingnya meruntuhkan keangkuhan dan kesombongan diri. Watugunung Runtuh bukan sekadar penanda pergantian wuku dalam sistem pawukon Bali. Ia menjadi bagian dari rangkaian hari suci yang mengantarkan umat Hindu menuju perayaan turunnya ilmu pengetahuan suci, Ida Sang Hyang Aji Saraswati.Penulis: AAGN Ari Dwipayana· 2 jam lalu· 8 mnt baca