BULELENG, BALINEWS.ID – I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri terpilih secara resmi sebagai Ketua Umum BPC Hipmi Buleleng periode 2026–2029. Pemilihan itu dilaksanakan pada Musyawarah Cabang (Muscab) ke-XII BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Buleleng yang digelar pada Sabtu (28/3/26) di The Grand Villandra Hotel and Resort.
Selain sebagai ajang konsolidasi organisasi, acara tersebut juga melahirkan pemimpin baru yang diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian daerah.
Ratih yang merupakan sosok muda dan penuh semangat ini diharapkan bisa memimpin Hipmi Buleleng untuk lebih maju dan berdaya saing, serta berkontribusi dalam memajukan sektor bisnis di Buleleng.
“Keberadaan Hipmi di daerah sangat penting untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya melalui penciptaan lapangan kerja, termasuk menggerakkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM),” katanya.
Ratih mengusung visi “Creative Impact, Lead Movement” sebagai arah kepemimpinannya. Ia menegaskan bahwa pengusaha harus mampu menjadi pencipta lapangan kerja, bukan sekadar pencari kerja.
Ia juga menambahkan bahwa menjadi seorang pengusaha yang sukses bukan hanya soal keuntungan, namun juga tentang bagaimana memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui inovasi dan penciptaan lapangan kerja.
“Sebagai pengusaha, kita harus memahami tujuan utama dalam berbisnis, bukan hanya untuk mendapat profit, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap masyarakat melalui inovasi dan penciptaan lapangan kerja,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan sebuah usaha tidak hanya diukur dari keuntungan, tetapi juga dari dampak nyata yang diberikan kepada masyarakat.
“Dari sana lahir kepedulian sosial hingga kontribusi nyata melalui berbagai program,” jelasnya.
Salah satu program unggulan yang akan dijalankan adalah HIPMI Business Mentoring, yang menjadi wadah bagi pelaku usaha pemula untuk mendapatkan pendampingan dalam merintis bisnis. Selain itu, Hipmi Buleleng juga akan mendorong kemitraan dengan berbagai kampus guna memperkuat jiwa kewirausahaan sejak dini.
Ratih juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah dalam menciptakan kebijakan yang berpihak pada pengusaha, termasuk kemudahan perizinan dan ruang dialog untuk menyampaikan berbagai kendala di lapangan.
Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, yang hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Muscab. Ia menekankan pentingnya sinergi antara Hipmi dan pemerintah daerah dalam menciptakan lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Hipmi ini diisi anak-anak muda yang penuh inovasi dan kreativitas. Ke depan, sinergi dengan pemerintah harus terus diperkuat agar mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sutjidra menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pengusaha muda melalui berbagai program, mulai dari pelatihan, pendampingan hingga fasilitasi perizinan. Kolaborasi lintas perangkat daerah juga akan diperkuat untuk menjawab tantangan pelaku usaha, khususnya di sektor UMKM.
Di sisi lain, Ketua Umum BPD Hipmi Bali, Agung Bagus Pratika Linggih, berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan jumlah anggota secara signifikan serta memperluas dampak organisasi.
Saat ini, jumlah anggota Hipmi Buleleng tercatat sebanyak 61 orang dan ditargetkan meningkat hingga 150 anggota dalam waktu dekat. Ia juga menyoroti tantangan ekonomi global yang berdampak pada sektor pariwisata Bali, sehingga pelaku usaha dituntut lebih adaptif terhadap perubahan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya dukungan pemerintah dalam memberikan kemudahan perizinan, perlindungan hukum, serta pelayanan yang responsif guna memperkuat ekosistem usaha di daerah. (*)