DENPASAR, BALINEWS.ID – Setelah dua hari pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan jasad Surya Fajar Irawan (37), korban yang dilaporkan tenggelam di Tukad Badung, pada Minggu (4/1/2026) siang. Korban ditemukan sekitar pukul 11.35 Wita dalam kondisi terhimpit gorong-gorong, tepat di lokasi awal ia dilaporkan hilang.
Surya Fajar sebelumnya diketahui tenggelam saat mencari ikan pada Jumat sore (2/1/2026). Proses penemuan bermula ketika pihak keluarga melakukan pencarian secara mandiri dan menemukan bagian kaki korban yang terjepit di dalam gorong-gorong.
“Benar, tadi kerabat korban yang melakukan pencarian mandiri menemukan bagian kaki korban yang terhimpit gorong-gorong,” ujar Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, I Wayan Juni Antara.
Mendapatkan laporan tersebut, sebanyak sembilan personel Tim SAR Gabungan segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Kondisi gorong-gorong yang sempit membuat proses evakuasi berlangsung cukup sulit.
“Lokasinya cukup sempit, setengah dari tubuh korban masuk ke dalam gorong-gorong. Namun dengan berbagai upaya, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil mengeluarkan tubuh korban,” imbuh Juni Antara.
Jasad korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 11.35 Wita dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Prof. Ngoerah menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.
Dalam proses pencarian, Tim SAR Gabungan membagi personel ke tiga titik utama, yakni lokasi kejadian, DAM Buagan, dan muara Tukad Badung. Pencarian melibatkan sekitar 50 personel dari berbagai unsur, di antaranya Basarnas, SAR Samapta Polda Bali, Polairud Polda Bali, Brimob Polda Bali, TRC BPBD, BPBD Kota Denpasar, Lanal Denpasar, Balawista Denpasar, SAR MTA, Arjuna Rescue 115, Bali Ranger Community, Alfa Team, Bares, keluarga korban, serta masyarakat setempat.
Lebih lanjut, Juni Antara menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah membantu proses pencarian dengan penuh semangat dan dedikasi tinggi. Kepada keluarga korban, kami berharap diberikan ketabahan,” tutupnya.
Dengan ditemukannya korban pada hari kedua pencarian, Operasi Pencarian dan Pertolongan resmi dinyatakan dihentikan. (*)

