DENPASAR, BALINEWS - Aksi penjambretan yang menyasar seorang perempuan berusia 56 tahun di Jalan Gunung Andakasa, Gang Mawar, Kelurahan Padangsambian, Denpasar Barat, viral di media sosial.
Korban dalam insiden tersebut terjatuh hingga mengalami luka lecet setelah seorang pengendara sepeda motor berjaket Gojek diduga berusaha merampas kalung emas yang dikenakannya.
Peristiwa tersebut terjadi Jumat, 9 Oktober 2026. Video kejadian ini diunggah oleh akun Instagram Denpasarviral dan menjadi perhatian warganet.
Korban diketahui berinisial Ni Gusti Sayu PS(56) warga Banjar Tegalantang Klod, Desa Padangsambian Klod, Denpasar Barat.
Berdasarkan kronologi kejadian, menurut Kasi Humas Polresta Denpasar saat ini dijabat oleh IPTU I Gede Adi Saputra Jaya menyampaikan, saat itu korban sedang berjalan kaki menuju rumah menantunya di Gang Waru.
Ketika melintas dari arah timur menuju barat, tiba-tiba seorang pengendara sepeda motor yang datang dari arah barat berusaha menarik kalung emas yang dikenakan korban.
Korban yang terkejut berusaha mempertahankan perhiasannya sambil berteriak meminta pertolongan warga dengan meneriakkan, “Ada jambret!”
Teriakan tersebut membuat warga sekitar keluar rumah. Melihat situasi itu, pelaku langsung melarikan diri ke arah timur.
Nahas, saat kejadian korban sempat terjatuh hingga mengalami luka lecet pada siku kanan dan lutut kiri.Selain luka fisik, korban juga mengalami trauma akibat aksi penjambretan tersebut.
"Meski demikian, pelaku tidak berhasil membawa kabur kalung emas milik korban maupun barang berharga lainnya," ucapnya.
Ia mengatakan, Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat telah menindaklanjuti informasi kejadian tersebut dengan melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi," katanya.
Dirinya menyampaikan, Polisi juga melaksanakan patroli bersama Linmas dan pecalang untuk menjaga keamanan serta mengantisipasi tindak kejahatan serupa.
"Dalam keterangan yang disampaikan, korban tidak membuat laporan polisi karena tidak ada barang miliknya yang berhasil dirampas pelaku," terangnya.
Dirinya mengimbau masyarakat agar selalu waspada ketika beraktivitas di luar rumah.
Warga juga diingatkan untuk menghindari penggunaan perhiasan mencolok saat bepergian karena dapat menarik perhatian pelaku kejahatan.
"Masyarakat diharapkan tetap berhati-hati terhadap orang atau kendaraan yang mencurigakan serta segera meminta pertolongan apabila menghadapi situasi membahayakan," harap Saputra Jaya.(*)

