KLUNGKUNG, BALINEWS.ID — Kabupaten Klungkung dijadwalkan menerima kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia dalam waktu dekat. Kunjungan tersebut direncanakan untuk meninjau langsung program dan capaian penanganan stunting, menyusul keberhasilan Klungkung meraih penghargaan sebagai kabupaten dengan angka stunting terendah di Indonesia.
“Infonya hari Jumat ini. Kunjungannya di daerah Kota,” ujar salah seorang sumber yang tidak ingon disebutkan namanya.
Berdasarkan data terakhir Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung per Desember 2025, jumlah balita stunting di wilayah tersebut tercatat sebanyak 318 anak. Dengan angka tersebut, prevalensi stunting di Kabupaten Klungkung berada pada level 3,21 persen, jauh di bawah rata-rata nasional.
Capaian ini dinilai sebagai hasil sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting sejak dini. Program intervensi spesifik dan sensitif yang dijalankan secara berkelanjutan disebut menjadi kunci utama penurunan angka stunting secara signifikan.
Rencana kunjungan Wakil Presiden RI ke Kabupaten Klungkung bertujuan untuk melihat secara langsung praktik baik (best practice) penanganan stunting yang telah diterapkan. Selain itu, kunjungan tersebut juga diharapkan menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan program kesehatan ibu dan anak.
Sebelumnya diberitakan bahwa prevalensi stunting di Kabupaten Klungkung tercatat menjadi yang terendah di Indonesia yakni 5,1 persen, hasil survei kesehatan Indonesia tahun 2024. Capaian ini tidak terlepas dari komitmen bersama dalam upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Klungkung.
Atas keberhasilan tersebut, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming memberi apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Klungkung, berupa pemberian insentif fiskal tahun berjalan tahun anggaran 2025 kategori percepatan penurunan stunting sebesar Rp. 5,6 miliyar. Penghargaan tersebut diserahkan Wapres Gibran saat kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 di Ruang Auditorium J. Leimena Gedung Adhyatma lantai 2, Kementerian Kesehatan Jalan H. R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (12/11/2025) lalu.
Wapres Gibran mengatakan, pemberian dana insentif fiskal kepada pemerintah daerah ini diharapkan dapat semakin menggiatkan upaya percepatan penurunan stunting secara nasional. “Percepatan penurunan stunting ini adalah salah satu program prioritas dari Bapak Presiden. Oleh sebab itu, program ini harus kita kawal bersama. Program ini harus kita keroyok bersama, dan saya rasa kuncinya di sini adalah sinergi antara pusat dan daerah,” kata Wapres Gibran. (*)

