23 Juta Orang Mau Argentina Diusir dari Piala Dunia. Milei Malah Makin Pede

Lionel Messi berjabat tangan dengan Donald Trump dalam rangkaian Piala Dunia 2026 saat Argentina menjadi sorotan usai final.
Lionel Messi bersama Donald Trump dalam rangkaian Piala Dunia 2026. Argentina menjadi sorotan dunia setelah kekalahan di final memicu munculnya petisi "Argentina Out" yang viral di internet. (19/7/2026). (REUTERS/Hannah McKay)

DENPASAR, BALINEWS.ID Argentina kalah di final. Tapi drama sebenarnya baru dimulai setelah peluit dibunyikan.

Spanyol menang tipis 1-0 lewat gol Ferran Torres di menit ke-106, mengunci gelar juara dunia kedua mereka di Stadion MetLife. Argentina, sang juara bertahan, pulang dengan tangan kosong dan reputasi yang babak belur.

Sebab yang bikin heboh bukan skornya. Yang bikin heboh adalah apa yang terjadi setelahnya.

Enzo Fernández dapat kartu merah menjelang laga usai. Begitu peluit dibunyikan, kericuhan pecah di lapangan. Leandro Paredes dan Nahuel Molina disebut terlibat baku hantam dengan pemain Spanyol. FIFA langsung buka investigasi.

BACA JUGA :  Jelang Musprov, KONI Klungkung All Out Dukung Giri Prasta

Dan internet, seperti biasa, tidak akan diam saja soal ini.

Petisi yang Tumbuh Kelewat Cepat

Muncullah petisi bertajuk “Argentina Out”. Tuntutannya sederhana: usir Argentina dari Piala Dunia, selamanya.

Targetnya cuma 5 juta tanda tangan. Yang terjadi, angkanya meledak jadi 23,3 juta dari 170 negara, hanya dalam waktu kurang dari sepekan. Salah satu petisi terbesar yang pernah ada di internet.

Realistisnya, petisi ini nol kekuatan hukum. FIFA tidak wajib menggubris apa pun yang ditulis di Change.org. Tapi angka sebesar itu tetap jadi pernyataan sikap yang sulit diabaikan begitu saja.

BACA JUGA :  Daftar 21 Negara Sudah Pastikan Tiket ke Piala Dunia 2026

Milei Nggak Terima, Balas di Instagram

Presiden Argentina, Javier Milei, bukan tipe yang diam saat negaranya diserang. Ia turun tangan langsung lewat Instagram, menyebut semua kritik itu murni karena dunia iri sama Argentina.

Lalu ia posting AI-generated image dirinya pakai jersi Argentina, dengan caption yang jelas ditujukan untuk menantang balik.

Di kubu sebaliknya, sebagian fan Argentina bikin petisi tandingan. Sasarannya wasit asal Slovenia, Slavko Vinčić, yang dituduh merugikan mereka sepanjang laga. Masalahnya, sampai sekarang tidak ada satu pun bukti yang mendukung tuduhan itu.

BACA JUGA :  Indonesia Kalah Telak Lawan Australia, Skor 1-5

Jadi, Siapa yang Menang Cerita Ini?

Spanyol bawa pulang trofi. Tapi internet tampaknya lebih tertarik membahas kericuhan Argentina daripada gol penentu Ferran Torres.

FIFA masih menyelidiki. Petisi sudah ditutup. Milei masih posting.

Satu yang pasti: final Piala Dunia 2026 akan lebih diingat karena dramanya, bukan karena siapa yang menang.

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

ucapan-galungan-dprd-klungkung
KPP FEED IG QR_new

Breaking News

Baca Lainnya