Slot Header 970×90

Bali

Ajang Pariwisata Terbesar BBTF 2026 Akan Digelar, ASITA Bali Laporkan Kesiapan ke Menpar RI

Oleh Kadek Surya Wirawan · Reporter Denpasar

13 Mei 2026 pukul 19.52 WITA · 1 menit baca

JAKARTA, BALINEWS.ID – Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Bali menghadap Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dan Wakil Menteri Pariwisat…
JAKARTA, BALINEWS.ID – Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Bali menghadap Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dan Wakil Menteri Pariwisat… — BaliNews.id

JAKARTA, BALINEWS.ID – Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Bali menghadap Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dan Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa di Gedung Sapta Pesona untuk melaporkan kesiapan ASITA BALI dalam penyelenggaraan event promosi pariwisata Internasional terbesar di Indonesia yang dikenal dengan nama Bali and Beyond Travel Fair (BBTF), Rabu (13/5).

Dalam pertemuan itu, delegasi ASITA Bali dipimpin langsung oleh Ketua ASITA Bali, I Putu Winastra. Turut hadir pula sejumlah pengurus ASITA Bali, yakni Ketua Penasehat I Ketut Ardana, Sekretaris Nyoman Subrata, dan Bendahara Krisna Teja.

Ketua ASITA Bali, I Putu Winastra, mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut dilakukan untuk melaporkan secara langsung perkembangan kesiapan pelaksanaan BBTF 2026.

Ia menjelaskan, BBTF 2026 akan diikuti sekitar 286 exhibitor yang berasal dari empat negara, yakni Indonesia, Malaysia, China, dan Namibia. Khusus dari Indonesia, peserta berasal dari 13 provinsi yang akan mempromosikan berbagai destinasi unggulan dan potensi pariwisata daerah di seluruh Indonesia.

Selain itu, Ketua panitia Putu Winastra juga menyampaikan sebanyak 317 buyer dan sekitar 100 trade buyer dari 44 negara telah terdaftar untuk hadir dalam kegiatan business to business (B2B) atau travel exchange selama 2 hari 29 dan 30 Mei.

“Untuk data trade buyer kemungkinan masih akan bertambah hingga hari pelaksanaan,” tambahnya.

BBTF selama ini dikenal sebagai ajang business to business (B2B) terbesar di sektor pariwisata Indonesia yang mempertemukan pelaku industri pariwisata dari beebagai daerah di Indoneaia dengan buyer internasional dari 44 negara guna memperluas pasar wisata Indonesia di mancanegara. (*)

Kadek Surya Wirawan

Reporter yang berbasis di Denpasar, fokus pada isu perkotaan.

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.