BANGLI, BALINEWS.ID – Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Bali menyalurkan bantuan sosial kepada seorang anak piatu di Banjar Kayu Padi, Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Jumat (13/3/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial organisasi bertajuk ASITA Care yang rutin dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, ASITA Bali menyerahkan bantuan berupa sembako, pakaian bayi, popok, serta bantuan dana sebesar Rp6 juta kepada keluarga yang merawat anak tersebut. Bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari serta meringankan beban keluarga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Bidang Lingkungan Sosial dan Budaya ASITA Bali Ketut Sediya Yasa, Wakil Ketua Humas Kadek Darmayasa, Wakil Ketua Destinasi Wayan Subrata, serta anggota Board of Directors (BOD) dan sekretariat ASITA Bali.
Relawan kemanusiaan dari Desa Songan B, Made Nistra, SH., yang membantu merawat sekaligus mengantar anak tersebut ke lokasi penyerahan bantuan, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh ASITA Bali.
“Kami mewakili keluarga mengucapkan terima kasih atas kepedulian ASITA Bali. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga yang saat ini merawat anak tersebut,” ujar Made Nistra.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Lingkungan Sosial dan Budaya ASITA Bali, Nengah Yasa, mengatakan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan agenda rutin organisasi sebagai wujud tanggung jawab sosial.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin ASITA Care. Sebagai pelaku usaha pariwisata, kami tidak hanya memikirkan keuntungan semata, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk berbagi dan peduli terhadap masyarakat sekitar,” kata Ketut Sediya Yasa
Hal senada disampaikan Wakil Ketua Humas ASITA Bali, Kadek Darmayasa. Ia menegaskan bahwa organisasi pengusaha perjalanan wisata tersebut berkomitmen untuk menjaga hubungan harmonis dengan berbagai pihak.
“ASITA sebagai organisasi pengusaha perjalanan wisata selalu berupaya menjalin hubungan yang harmonis, tidak hanya dengan mitra bisnis, tetapi juga dengan lingkungan dan masyarakat di sekitar destinasi wisata,” ungkapnya.
Di sisi lain, Wakil Ketua Destinasi ASITA Bali, Wayan Subrata, turut mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan pariwisata.
“Kami berharap masyarakat ikut menjaga kebersihan lingkungan agar destinasi wisata tetap bersih dan nyaman dikunjungi wisatawan. Terlebih, wilayah Kintamani memiliki potensi pariwisata yang sangat besar,” ujarnya.
Melalui kegiatan sosial ini, ASITA Bali berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara sektor pariwisata dan lingkungan sosial di Bali. (*)
