Slot Header 970×90

Nasional

BMKG: Bibit Siklon 93S Berpeluang Jadi Siklon Tropis, Sejumlah Wilayah Berpotensi Terdampak

Oleh Septian

17 Desember 2025 pukul 13.34 WITA · 1 menit baca

NASIONAL, BALINEWS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis informasi terbaru terkait perkembangan siklon dan bibit siklon di sekitar …
NASIONAL, BALINEWS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis informasi terbaru terkait perkembangan siklon dan bibit siklon di sekitar … — BaliNews.id

NASIONAL, BALINEWS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis informasi terbaru terkait perkembangan siklon dan bibit siklon di sekitar wilayah Indonesia pada Rabu (17/12/25). Salah satunya adalah perkembangan Bibit Siklon Tropis 93S yang terpantau aktif di selatan Pulau Jawa. Bibit siklon ini memiliki peluang sedang hingga tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.

Bibit Siklon Tropis 93S yang mulai terbentuk sejak 11 Desember 2025 tersebut diperkirakan akan menimbulkan dampak cuaca signifikan di sejumlah wilayah Indonesia hingga sepekan mendatang. BMKG menyebutkan, dampak yang mungkin terjadi meliputi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang.

Dalam unggahan di media sosial Instagram pada Selasa (16/12/25), BMKG menjelaskan bahwa Bibit Siklon Tropis 93S di Samudra Hindia selatan Jawa Timur memberikan dampak tidak langsung berupa hujan sedang hingga lebat serta angin kencang di wilayah Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.

BMKG juga mencatat bahwa dalam tiga hari terakhir, beberapa daerah telah mengalami hujan dengan intensitas sangat lebat. Curah hujan tercatat mencapai 121 milimeter per hari di Sumatra Barat, 110 milimeter per hari di Bali, serta 106 milimeter per hari di Riau. Kondisi tersebut memicu berbagai kejadian bencana, seperti banjir dan genangan, tanah longsor, hingga gangguan transportasi.

Adapun potensi dampak cuaca akibat bibit siklon ini meliputi:

Hujan sedang hingga lebat di wilayah:

Jawa Tengah

DI Yogyakarta

Jawa Timur

Bali

Nusa Tenggara Barat

Nusa Tenggara Timur bagian barat

Angin kencang berpotensi terjadi di:

Pesisir selatan Jawa Barat hingga Bali

Gelombang laut tinggi dengan ketinggian sekitar 1,25–2,5 meter (kategori sedang) berpotensi terjadi di:

Samudra Hindia selatan Banten hingga Pulau Sumba (*)

SLOT IKLAN TENGAH ARTIKEL
0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.