Slot Header 970×90

Dua WNA Arab Saudi Diduga Tusuk Tiga Orang di Pecatu, Dua Driver Ojol dan Security Jadi Korban

Oleh Fery Fadli · null

30 Oktober 2026 pukul 02.04 WITA · 2 menit baca

Dua WNA Arab Saudi Diduga Tusuk Tiga Orang di Pecatu, Dua Driver Ojol dan Security Jadi Korban

DENPASAR, BALINEWS – Dua warga negara asing (WNA) asal Arab Saudi diamankan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Denpasar setelah diduga menusuk tiga orang di kawasan tempat hiburan malam Club Corazon, Jalan Labuan Sait, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (27/10/2026) dini hari.

Ketiga korban terdiri dari dua pengemudi ojek online (ojol) dan seorang petugas keamanan atau security. Mereka mengalami luka tusuk di sejumlah bagian tubuh dan telah mendapatkan penanganan medis.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol I Wayan Winaya mengatakan, kedua terduga pelaku masing-masing berinisial FMA, 35, dan AMA, 29. Keduanya diketahui berkewarganegaraan Arab Saudi dan kini diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, bermula ketika sejumlah pengemudi ojek online sedang mangkal di seberang jalan depan Club Corazon, Jalan Labuan Sait, Pecatu,” ujar Winaya di Denpasar, Kamis (29/10/2026).

Menurut Winaya, insiden bermula sekitar pukul 02.35 Wita ketika seorang pengemudi ojol melihat kedua WNA terlibat cekcok mulut dengan petugas keamanan Club Corazon. Keduanya kemudian diusir dari tempat hiburan malam tersebut.

Setelah meninggalkan lokasi, kedua WNA itu disebut masih berteriak-teriak. Salah seorang pengemudi ojol kemudian menghampiri dan menanyakan persoalan yang terjadi. Namun, situasi justru memanas setelah salah seorang WNA diduga memukul pengemudi ojol tersebut hingga mengenai pipi.

Melihat kejadian itu, sejumlah pengemudi ojol lainnya mendekat. Kedua WNA kemudian diduga mengeluarkan pisau lipat dari saku celana dan mengacungkannya ke arah para pengemudi ojol.

Para pengemudi ojol bergerak mundur ke arah barat. Kedua WNA juga berjalan mundur hingga sekitar 100 meter dari lokasi awal, tepatnya di dekat proyek pembangunan Hotel Somas.

Dalam situasi tersebut, salah seorang WNA dilaporkan terjatuh. Seorang pengemudi ojol berusaha membantu membangunkan sekaligus mengamankan yang bersangkutan. Namun, pengemudi ojol tersebut justru mengalami sejumlah luka tusuk.

“Berdasarkan laporan, korban mengalami tiga tusukan di bagian punggung bawah kanan dan satu tusukan di punggung kiri atas,” ungkap Winaya.

Korban kemudian berbalik untuk membela diri dan mendorong terduga pelaku. Pada saat bersamaan, sejumlah orang berusaha mengamankan kedua WNA tersebut.

Polisi mencatat tiga korban dalam peristiwa itu. Korban pertama berinisial JKN, 30, seorang pengemudi ojol, mengalami luka tusuk di bagian perut sebelah kanan. Korban kedua, EBG, 29, yang juga bekerja sebagai pengemudi ojol, mengalami luka tusuk di punggung sebelah kiri.

Sementara itu, korban ketiga berinisial KD, 23, yang bekerja sebagai petugas keamanan, mengalami luka tusuk di punggung sebelah kiri.

Ketiga korban telah mendapatkan perawatan medis. Adapun kedua WNA yang diduga terlibat dalam insiden tersebut juga mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara.

Winaya menegaskan, penyidik Satreskrim Polresta Denpasar masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap secara lengkap rangkaian kejadian, termasuk peran masing-masing terduga pelaku.

Hingga kini, kedua WNA masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.

Fery Fadli

Fery Fadli

null

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.