HKG PKK ke-54 Gianyar, Peran Kader Diperkuat untuk Wujudkan Keluarga Mandiri

GIANYAR, BALINEWS.ID – Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Kabupaten Gianyar menjadi momentum memperkuat kembali peran kader dalam pemberdayaan keluarga dan pembangunan daerah. Puncak peringatan yang berlangsung di Balai Budaya Gianyar, Kamis (27/8/2026), mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”.

Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar, Ny. Dr. Surya Adnyani Mahayastra, mengatakan HKG PKK tidak seharusnya berhenti pada seremoni tahunan. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk melihat kembali program yang telah dijalankan, mengevaluasi hasilnya, sekaligus menyusun langkah pengabdian yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Melalui HKG PKK ke-54 ini, mari kita jadikan momentum untuk merefleksikan apa yang telah kita kerjakan, mengevaluasi, dan memperkuat komitmen untuk terus mengabdi,” ujarnya.

Surya Adnyani menilai keluarga memiliki posisi penting sebagai fondasi pembangunan. Pendidikan, pembentukan karakter, kesehatan, ketahanan pangan hingga persiapan generasi penerus berawal dari lingkungan keluarga.

BACA JUGA :  Sebelum Operasi Patuh di Karangasem, Kasi Propam: Petugas Harus Disiplin Lebih Dulu

“Membangun keluarga berarti membangun masyarakat. Dan membangun masyarakat berarti membangun masa depan bangsa,” tegasnya.

Selama ini, TP PKK Gianyar telah mengembangkan berbagai inovasi dan program yang disesuaikan dengan persoalan serta kebutuhan masyarakat. Berbagai program tersebut turut mengantarkan TP PKK Gianyar meraih sejumlah penghargaan.

Namun, menurut Surya Adnyani, prestasi bukanlah tujuan akhir dari gerakan PKK. Penghargaan harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas kerja dan memperluas manfaat bagi masyarakat.

“Bagi kita, prestasi bukan tujuan akhir. Prestasi adalah penyemangat untuk terus bekerja lebih baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Ia menekankan pentingnya keberlanjutan program agar berbagai inovasi yang telah dibangun tidak berhenti pada satu periode kepengurusan. Sepuluh Program Pokok PKK harus diterjemahkan menjadi gerakan yang benar-benar hidup dan dirasakan manfaatnya oleh keluarga.

“Gerakan PKK harus terus bergerak dari inovasi menuju keberlanjutan, dan dari keberlanjutan menuju transformasi. Kita harus memastikan bahwa 10 Program Pokok PKK tidak hanya menjadi program yang tertulis, tetapi benar-benar menjadi gerakan yang hidup di tengah keluarga dan masyarakat,” jelasnya.

BACA JUGA :  Perempuan Paruh Baya Akhiri Hidup di Gubuk Pengolahan Rumput Laut Nusa Penida

Surya Adnyani juga mengajak seluruh kader menyelaraskan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK dengan Asta Cita melalui kegiatan konkret di lapangan. Menurutnya, perubahan zaman dan pergantian kader tidak boleh mengurangi semangat pengabdian.

“Kader PKK boleh berganti, zaman boleh berubah, tantangan boleh semakin besar, tetapi semangat pengabdian tidak boleh berhenti,” pesannya.

Sementara itu, Bupati Gianyar I Made Mahayastra memberikan apresiasi terhadap dedikasi kader PKK yang bekerja dari tingkat kabupaten hingga banjar. Ia menilai peran kader sangat strategis karena berbagai program yang dijalankan bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.

“PKK ini tidak digaji, tetapi semangat dan kerja kerasnya mengalahkan yang bergaji,” ujar Mahayastra.

Menurutnya, kontribusi kader PKK ikut mendukung berbagai capaian pembangunan Gianyar. Salah satunya dalam penanganan stunting yang mengantarkan Kabupaten Gianyar secara berturut-turut meraih posisi dua terbaik nasional.

BACA JUGA :  Sopir Ditemukan Meninggal Di Dalam Mobil yang Terparkir di Depan Pantai Kuta

Mahayastra menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah, masyarakat dan berbagai pihak, termasuk kader PKK yang aktif melakukan pendampingan dan edukasi di lapangan.

“Stunting kita berturut-turut menjadi juara dua terbaik nasional. Ini tidak lepas dari kerja PKK. Kita bekerja maksimal, tulus dan tidak mengenal lelah,” tegasnya.

Puncak HKG PKK ke-54 juga diisi dengan sejumlah agenda, antara lain penyerahan piagam penghargaan, Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), santunan, serta peluncuran aplikasi SIPANDU 6 SPM.

Peluncuran aplikasi tersebut menjadi bagian dari penguatan inovasi dalam mendukung pelayanan dan pemberdayaan masyarakat. Melalui momentum HKG PKK ke-54, Gerakan PKK Gianyar diharapkan semakin adaptif menghadapi perubahan sekaligus konsisten menjalankan fungsi pemberdayaan keluarga.

Semangat tersebut diarahkan untuk mewujudkan keluarga yang mandiri, sehat, sejahtera dan berdaya sebagai fondasi pembangunan masyarakat Gianyar serta bagian dari upaya menuju Indonesia Emas 2045. (*)

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

ucapan-galungan-dprd-klungkung
KPP FEED IG QR_new

Breaking News

Baca Lainnya