Hore! Pemkab Gianyar Gelontorkan Rp5,4 Miliar untuk Penataan Jalan di Desa Taro

Penataan jalan di wilayah Desa Taro, Tegallalang.
Penataan jalan di wilayah Desa Taro, Tegallalang.

GIANYAR, BALINEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Gianyar resmi memulai perbaikan infrastruktur jalan di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, tepatnya pada ruas jalan sepanjang hampir dua kilometer yang menghubungkan Banjar Belong dan Banjar Patas. Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp5.478.496.000 dari APBD Kabupaten Gianyar dan ditargetkan rampung dalam 150 hari kalender.

Ruas jalan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan parah akibat faktor usia dan cuaca ekstrem. Kerusakan diperparah oleh tidak memadainya saluran drainase, menyebabkan air hujan kerap meluap ke badan jalan dan membahayakan pengguna, terutama saat musim hujan.

BACA JUGA :  Wisatawan Jatuh saat Cycling Tur, Perbekel Taro Ajukan Proposal Jalan Mulus

Meski dalam kondisi rusak, jalur ini tetap menjadi akses vital masyarakat dari arah Kintamani, Bangli menuju Desa Taro. Sebagai kawasan desa wisata, jalur ini juga sering dilalui wisatawan, terutama pesepeda, sehingga keberadaannya sangat strategis.

Menanggapi kondisi ini, Pemkab Gianyar menetapkan jalan tersebut sebagai prioritas perbaikan. Saat ini, pengerjaan sudah dimulai, ditandai dengan pemasangan pagar pengaman serta papan imbauan agar pengguna jalan berhati-hati selama proses berlangsung.

Warga menyambut baik upaya pemerintah ini. I Made Bawa, seorang sopir angkutan umum yang setiap hari melintasi jalur tersebut, menyampaikan apresiasi atas langkah perbaikan yang dilakukan.

BACA JUGA :  Sabar! Pemerintah Janjikan Perbaikan Jalan Rusak di Gianyar, 18 Titik Akan Ditangani

“Saya sangat bersyukur karena akhirnya jalan ini diperbaiki. Semoga prosesnya cepat selesai agar angkutan umum, termasuk anak-anak sekolah, bisa lebih aman dan nyaman,” ujarnya, Senin (21/7/2025).

Selain meningkatkan mobilitas warga, perbaikan ini diharapkan dapat mendongkrak kenyamanan wisatawan. Sebelumnya, beberapa pengunjung mengeluhkan kondisi jalan yang berlubang dan berisiko, hingga menyebabkan kecelakaan seperti sepeda terjatuh atau ban kendaraan pecah.

Perbekel Desa Taro, I Wayan Warka, menyatakan bahwa pihak desa telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebelum pengerjaan dimulai. Warga diminta bersabar menghadapi potensi gangguan selama proyek berlangsung, seperti sistem buka-tutup jalan dan akses terbatas ke rumah-rumah melalui angkul-angkul.

BACA JUGA :  Jalur Payangan-Kintamani Benyah Latig, Polsek Payangan Tambal Lubang dengan Karung Pasir

“Setelah tahap persiapan, pengaspalan akan segera dilakukan. Kami juga akan memperbaiki saluran air agar tidak terjadi lagi genangan di badan jalan,” ungkapnya.

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

0 Comments
Newest
Oldest
Inline Feedbacks
View all comments
Selamat Tahun Baru Imlek 2026 BaliNews.id

Breaking News

Baca Lainnya