Ketika Meja Biliar Menjadi Tempat Berkumpul Keluarga, Inilah Cerita NextShot

DENPASAR, BALINEWS.ID – Bali selalu menemukan cara untuk menghadirkan pengalaman baru bagi para pelancong. Ketika matahari tenggelam di Pulau Dewata, wisata Bali tidak lagi hanya berhenti di restoran, beach club, atau pertunjukan seni. Di tengah hiruk-pikuk Kota Denpasar saat malam hari, kini dentingan bola biliar mulai menjadi irama yang melengkapi pesona Pulau Dewata. Di NextShot Billiard & Bistro, meja-meja permainan menjadi titik temu wisatawan, komunitas, hingga keluarga yang menikmati olahraga sekaligus kebersamaan dalam satu ruang yang nyaman, tempat olahraga dan hiburan menyatu dalam suasana yang hangat. Bola biliar yang saling beradu dengan irigan alunan musik dari disc jockey (DJ) menciptakan suasana hangat di NextShot Billiard & Bistro, Jalan Tukad Yeh Aya No. 93, Denpasar, Sabtu (11/7/2026). Menjelang pukul 23.00 WITA, hampir seluruh meja permainan dipenuhi pengunjung dari berbagai kalangan. Ada yang datang bersama teman, pasangan, keluarga, bahkan bermain seorang diri sambil ditemani kru yang siap memberikan pelayanan.

Suasana tersebut bukanlah kebetulan. Sejak resmi dibuka pada 15 Mei 2024, pasangan suami istri asal Surabaya, Adi Wijaya dan Sandy, sengaja membangun NextShot dengan konsep feel like home, menghadirkan rumah biliar yang nyaman, ramah, dan terbuka bagi semua kalangan.

Berawal dari kegemaran bermain biliar bersama keluarga dan sahabat, Adi melihat peluang setelah pandemi Covid-19 ketika jumlah rumah biliar di Bali masih terbatas. Dari hobi itulah lahir NextShot Billiard & Bistro.

BACA JUGA :  Pesawat Terbalik di Toronto, Para Penumpang Bergelantungan Bak Kelelawar

“Kami memang senang bermain biliar sejak lama. Setelah pandemi Covid-19 selesai, kami melihat di Bali saat itu belum banyak rumah biliar. Akhirnya kami memberanikan diri membuka NextShot pada 15 Mei 2024,” ujar Adi.

Konsep kenyamanan menjadi prioritas utama. Tidak hanya melayani pemain berpengalaman, NextShot juga membuka ruang bagi masyarakat yang baru pertama kali mencoba olahraga biliar.

“Kalau belum bisa main tidak masalah. Server kami akan mengajarkan. Datang sendiri pun tetap nyaman karena kami ingin semua orang merasa diterima di sini,” kata Sandy.

Bagi pasangan tersebut, rumah biliar tidak lagi identik dengan dunia malam. Mereka ingin menghadirkan ruang berkumpul yang nyaman bagi keluarga, komunitas, maupun generasi muda.

Konsep family friendly diwujudkan melalui penyediaan ruang VIP bebas asap rokok serta area non-smoking di lantai dua sehingga pengunjung yang datang bersama anak tetap dapat menikmati suasana dengan nyaman.

Adi menilai citra olahraga biliar telah mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

“Kalau dulu biliar identik dengan hal-hal negatif. Sekarang sudah jauh berbeda. Bahkan biliar sudah menjadi lifestyle. Anak-anak sampai orang tua banyak yang bermain, bahkan banyak juga anak-anak yang sekarang menjadi atlet,” jelasnya.

Ia meyakini biliar memiliki potensi besar melahirkan atlet-atlet berprestasi sehingga sudah sepatutnya dipandang sebagai cabang olahraga, bukan sekadar hiburan.

Untuk menjaga citra tersebut, NextShot menerapkan aturan tegas dengan melarang segala bentuk perjudian di area permainan.

BACA JUGA :  Mulai 1 Februari 2025, Harga BBM Naik di Beberapa Wilayah

“Kami ingin masyarakat tahu kalau biliar bisa menjadi tempat berkumpul bersama keluarga dan teman-teman. Bukan seperti stigma lama yang identik dengan dunia malam,” tambah Sandy.

Berdiri di atas lahan seluas sekitar 300 meter persegi, NextShot memiliki 11 meja biliar yang terdiri atas area reguler, satu ruang VIP smoking, serta satu ruang VIP non-smoking. Seluruh meja menggunakan merek Mr. Sung yang umum dipakai dalam berbagai turnamen internasional, dilengkapi kain laken berkualitas tinggi untuk memberikan pengalaman bermain yang maksimal.

Selain fasilitas, pelayanan menjadi nilai utama yang terus dijaga.

“Kami mengutamakan service. Kru kami ramah dan selalu membantu customer supaya nyaman bermain di sini,” ujar Sandy.

Untuk tarif, NextShot menawarkan harga mulai Rp40 ribu per jam pada malam hari. Sementara pada siang hari tersedia promo bermain dua jam lengkap dengan dua gelas es teh manis seharga Rp70 ribu. Pelajar dan mahasiswa juga mendapat paket khusus bermain selama tiga jam seharga Rp70 ribu dengan menunjukkan kartu identitas pelajar.

Tak hanya menjadi tempat bermain, NextShot juga aktif mengembangkan ekosistem olahraga biliar melalui penyelenggaraan turnamen internal. Sejak berdiri, sedikitnya tujuh hingga delapan kompetisi telah digelar dengan fokus pada pemain pemula kategori Handicap (HC) 3A dan 3B.

“Kami ingin mereka termotivasi untuk berkembang. Jadi bukan hanya pemain profesional yang bisa merasakan suasana turnamen,” kata Adi.

Lantai dua yang dilengkapi tiga meja juga dapat disewa untuk berbagai kegiatan seperti gathering perusahaan, komunitas, hingga perayaan ulang tahun. Bahkan, menurut Sandy, pernah ada anak berusia tiga tahun yang merayakan ulang tahunnya di NextShot karena kedua orang tuanya merupakan pelanggan tetap.

BACA JUGA :  Tergiur Gaji Rp35 Juta per Minggu, TKW Asal Lombok Diduga Jadi Korban TPPO di Hong Kong

Sementara itu, Koordinator Aliansi Jurnalis Pariwisata Bali (AJIP Bali), Giostanovlatto, menilai perkembangan olahraga biliar di Pulau Dewata menunjukkan tren yang semakin positif. Menurutnya, semakin banyak generasi muda tertarik bermain sehingga konsep rumah biliar yang ramah keluarga menjadi langkah penting dalam menghapus stigma negatif yang selama ini melekat.

“Biliar tidak harus identik dengan dunia malam. Sekarang keluarga, bapak-bapak, ibu-ibu, hingga anak-anak juga sudah banyak yang menikmati olahraga ini,” ujarnya.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk memberikan perhatian lebih terhadap penyelenggaraan berbagai turnamen biliar sebagai bagian dari pengembangan sport tourism di Bali.

“Kalau ingin mengembangkan pariwisata, biliar bisa menjadi salah satu pintu masuk dengan menghadirkan kejuaraan berskala internasional yang mampu menarik wisatawan datang ke Bali,” katanya.

Di tengah semakin ketatnya persaingan bisnis rumah biliar di Bali, Adi dan Sandy memilih tetap konsisten dengan konsep yang mereka bangun sejak awal, yakni menghadirkan tempat bermain yang nyaman, pelayanan yang hangat, serta ruang berkumpul yang inklusif bagi semua kalangan.

Melalui konsep feel like home, NextShot Billiard & Bistro berharap semakin banyak masyarakat memandang biliar sebagai olahraga yang menyenangkan, sehat, dan dapat dinikmati bersama keluarga tanpa lagi dibayangi stigma negatif.

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

ucapan-galungan-dprd-klungkung
KPP FEED IG QR_new

Breaking News

Baca Lainnya