DENPASAR, BALINEWS.ID – Gubernur Bali Wayan Koster mengimbau masyarakat tidak berlebihan menanggapi berbagai isu pariwisata yang beredar di media sosial. Ia menegaskan kondisi keamanan Bali saat ini tetap aman dan kondusif.
Hal itu disampaikan Koster seusai menggelar rapat koordinasi keamanan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bali, termasuk Kapolda Bali, Pangdam IX/Udayana, Kejati Bali, dan jajaran Keimigrasian, di Denpasar, Selasa (28/7).
Dalam rapat tersebut, salah satu isu yang dibahas adalah aktivitas komunitas lari di kawasan Canggu serta rumor mengenai kegiatan Bali Silent Disco yang disebut hanya melibatkan warga negara asing (WNA).
Koster mengatakan aktivitas olahraga seperti lari tidak perlu dikhawatirkan selama dilakukan secara tertib dan tidak mengganggu ketertiban umum.
“Lari biasa saja ya boleh, tidak ada hal yang perlu dirisaukan sepanjang dia tidak mengganggu. Ini kan dilakukan pagi hari, biasa saja,” ujar Koster.
Terkait rumor kegiatan fun run bertajuk Bali Silent Disco yang disebut sebagai komunitas eksklusif WNA, Koster mengatakan laporan dan evaluasi di lapangan menunjukkan informasi yang beredar di media sosial tidak sepenuhnya benar.
“Saya dapat laporan, itu ternyata tidak seperti yang diberitakan. Orang Indonesianya ada (di dalam kegiatan tersebut). Jadi tidak benar itu berita tersebut,” katanya.
Koster menegaskan Pemerintah Provinsi Bali bersama aparat penegak hukum akan terus memperkuat pengawasan dan koordinasi untuk menjaga keamanan serta ketertiban di Pulau Dewata.
Ia juga memastikan kondisi Bali secara umum tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat dan wisatawan diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
