Slot Header 970×90

Bali

Mayat Diduga Tenggelam di Pantai Kuta Belum Ditemukan, Barang Pribadi Korban Ditemukan di Batu Pemecah Gelombang

Oleh Fery Fadli · null

18 Juni 2026 pukul 18.34 WITA · 2 menit baca

BADUNG, BALINEWS.ID – Tim gabungan Balawista Kuta dan Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polresta Denpasar masih melakukan pencarian terhadap sosok may…
BADUNG, BALINEWS.ID – Tim gabungan Balawista Kuta dan Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polresta Denpasar masih melakukan pencarian terhadap sosok may… — BaliNews.id

BADUNG, BALINEWS.ID – Tim gabungan Balawista Kuta dan Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polresta Denpasar masih melakukan pencarian terhadap sosok mayat yang dilaporkan mengapung di perairan Pantai Kuta, tepatnya di sebelah barat batu pemecah gelombang depan Patung Baruna, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (17/6/2026).

Informasi mengenai keberadaan mayat mengapung tersebut diterima sekitar pukul 07.45 Wita. Lokasi kejadian berada di perairan Pantai Kuta dengan titik koordinat -8.724842, 115.169237. Hingga saat ini identitas korban belum diketahui.

Berdasarkan keterangan saksi Andreas Budiman (34), anggota Balawista Kuta, informasi awal diperoleh dari dua orang pria yang melaporkan adanya mayat mengapung di dekat batu pemecah gelombang. Laporan tersebut juga didukung rekaman video yang menunjukkan keberadaan objek diduga mayat di lokasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Andreas bersama tim langsung menuju lokasi menggunakan ambulans, sementara rekannya, Mogik Byantara, melakukan penyisiran laut menggunakan jet ski ke arah selatan, utara, dan barat dari titik yang dilaporkan.

Namun setelah sekitar satu jam tiga puluh menit pencarian dalam kondisi air laut pasang, sosok mayat yang dilaporkan mengapung tidak berhasil ditemukan.

Dalam proses penyisiran, saksi lain, Yoyok Wahyudi (59), anggota Balawista Kuta, menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban di atas batu pemecah gelombang. Barang-barang tersebut berupa satu pasang sandal selop warna cokelat, sebuah kacamata, topi warna hitam, serta jas hujan plastik warna biru.

Seluruh barang temuan tersebut kemudian diamankan dan dibawa ke Pos Polairud Kuta untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Sat Polairud Polresta Denpasar bersama Balawista Kuta telah melakukan sejumlah langkah penanganan, di antaranya mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti, serta melakukan pencarian saksi tambahan dan pendataan rekaman CCTV di sekitar kawasan Pantai Kuta yang mengarah ke batu pemecah ombak.

Kasi Humas Polresta Denpasar menyampaikan bahwa upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Hingga berita ini diturunkan, korban yang dilaporkan mengapung tersebut belum ditemukan.

Petugas juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait barang-barang yang ditemukan di lokasi agar segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk membantu proses identifikasi korban.

SLOT IKLAN TENGAH ARTIKEL
Fery Fadli

Fery Fadli

null

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.