Mundur Diam-diam 6 Bulan Lalu, Sekjen Golkar Akhirnya Bongkar Status Nusron Wahid

Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid saat ditemui di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (18/09/2026).
Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid saat ditemui di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (18/09/2026). (Dok: Kompas)

BALINEWS.ID – Kabar yang baru terungkap ke publik pekan ini ternyata sudah terjadi jauh sebelum kasus korupsi HGB PT Summarecon menyeret nama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Nusron Wahid. Nusron dipastikan telah mundur dari kepengurusan Partai Golkar sejak lebih dari enam bulan lalu.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, membenarkan kabar tersebut dalam keterangannya, Sabtu malam (19/9/2026). Menurut Sarmuji, Nusron menyampaikan langsung pengunduran dirinya kepada Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia. “Ya. Sudah lama. Seingat saya lebih dari enam bulan lalu. Pak Nusron menemui langsung Ketua Umum,” ujarnya.

BACA JUGA :  Empat Orang Kepercayaan Nusron Jadi Tersangka, Mengapa Sang Menteri Belum Tersentuh?

Lepas Jabatan Struktural, Tapi Tetap Kader Partai

Sarmuji menegaskan, pengunduran diri Nusron hanya berlaku pada posisinya di kepengurusan partai. Status Nusron sebagai anggota Golkar tetap melekat hingga saat ini. “Ya beliau tetap menjadi anggota Golkar,” katanya.

Sebelum mundur, Nusron menjabat Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian dalam struktur DPP Partai Golkar periode 2024-2029, posisi yang kini sudah kosong ditinggalkannya.

Terjadi Jauh Sebelum Kasus Korupsi HGB Mencuat

Kalau dihitung mundur dari pernyataan Sarmuji, pengunduran diri Nusron diperkirakan terjadi sekitar Maret 2026. Artinya, keputusan ini diambil jauh sebelum kasus dugaan korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan PT Summarecon yang menyeret sejumlah orang dekat Nusron mencuat ke publik belakangan ini.

BACA JUGA :  Bantah Legalkan Semua Sumur Minyak Rakyat, Bahlil: Hanya yang Sudah Telanjur

Meski begitu, Sarmuji mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan di balik keputusan Nusron meninggalkan struktur kepengurusan partai. “Saya tidak tahu persis alasannya. Mungkin ingin fokus ke hal lain,” ungkapnya.

Belum Ada Klarifikasi Langsung dari Nusron

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Nusron Wahid sendiri terkait alasan pengunduran dirinya dari kepengurusan Golkar. Terungkapnya kabar ini bersamaan dengan sorotan publik terhadap kasus korupsi HGB Summarecon turut memicu berbagai spekulasi, meski secara waktu kedua peristiwa tersebut tidak berkaitan langsung.

BACA JUGA :  4.000 Pelari Ramaikan Bank BPD Bali Culture Run 2026, Dongkrak Sports Tourism dan UMKM Bali

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

ucapan-galungan-dprd-klungkung
KPP FEED IG QR_new

Breaking News

Baca Lainnya