NUSA PENIDA, BALINEWS.ID – Operasi pencarian dan pertolongan terhadap Ni Nyoman Selir, 79, warga Dusun Semaya, Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, resmi dihentikan, Minggu (30/8/2026). Meski operasi SAR ditutup, Polsek Nusa Penida bersama tim gabungan tetap bersiaga dan akan menindaklanjuti setiap informasi terkait keberadaan korban.
Keputusan penghentian operasi diambil setelah Tim SAR Gabungan melakukan evaluasi di rumah keluarga korban, Dusun Semaya, sekitar pukul 11.30 WITA. Evaluasi tersebut melibatkan perwakilan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pos TNI AL Nusa Penida, Jro Bendesa Adat Semaya, serta pihak keluarga.
Pencarian terhadap korban sebelumnya dilakukan secara mandiri oleh keluarga bersama masyarakat sejak 24 hingga 26 Agustus 2026. Upaya tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Tim SAR Gabungan pada 27-30 Agustus 2026. Dalam pencarian, tim juga mendapat dukungan satu unit anjing pelacak atau K9 dari SAR Dog Indonesia.
Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya mengatakan, seluruh area yang dinilai memiliki kemungkinan keberadaan korban telah disisir. Penghentian operasi dilakukan berdasarkan hasil evaluasi bersama serta permintaan keluarga dan perangkat Desa Semaya.
“Seluruh unsur yang terlibat telah melaksanakan upaya pencarian secara maksimal dengan menyisir sejumlah area yang dicurigai. Meskipun korban belum ditemukan, Polri bersama unsur terkait tetap memberikan dukungan kepada keluarga dan akan terus berkoordinasi apabila nantinya terdapat informasi mengenai keberadaan korban,” ujar Kompol Kesuma Jaya.
Berdasarkan hasil rapat evaluasi yang dipimpin SAR Mission Coordinator (SMC), operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan dihentikan dan ditutup dengan hasil korban belum ditemukan.
Kendati demikian, penghentian operasi bukan berarti pencarian sepenuhnya berakhir. Apabila di kemudian hari ditemukan informasi maupun tanda-tanda yang mengarah pada keberadaan Ni Nyoman Selir, operasi SAR dapat kembali dibuka untuk mendukung pencarian dan proses evakuasi.
Polsek Nusa Penida bersama unsur terkait juga memastikan tetap memberikan pendampingan kepada keluarga korban serta merespons setiap informasi yang berpotensi membantu mengungkap keberadaan warga lanjut usia tersebut. (*)
