BADUNG, BALINEWS.ID – Jembatan Tukad Bangkung yang berlokasi di Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, kembali menjadi lokasi aksi ulah pati. Seorang perempuan muda berinisial NKMS, 21, ditemukan tewas setelah terjatuh dari jembatan itu pada Kamis, 3 April 2025.
Kapolsek Petang, AKP I Nyoman Arnaya, mengungkap hasil pemeriksaan awal terhadap jenazah dilakukan oleh Tim Identifikasi Polres Badung dan Tim Dokter Puskesmas Plaga. Hasilnya, ditemukan sejumlah luka yang sangat serius pada tubuh korban, di antaranya patah tulang di beberapa bagian tubuh, memar di perut, dada, dan lengan kiri, serta pendarahan dari bola mata dan hidung.
Pihak kepolisian langsung membawa jenazah ke Rumah Sakit Daerah Mangusada, Kapal, Mengwi, menggunakan mobil ambulans Bhuana Bali Resque untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian korban.
“Mengenai motif aksi nekat itu belum dapat dipastikan dan masih dalam penyelidikan,” kata Arnaya pada Jumat, 4 April 2025.
Sebelum kejadian tragis itu, warga sekitar sempat melihat korban duduk termenung di tengah jembatan pada sisi selatan. Tak lama setelah itu, korban hilang dari pandangan, dan hanya ditemukan sepeda motor Honda PCX dengan nomor polisi DK 5780 UBJ yang ditinggalkan di lokasi. Keberadaan motor yang tidak terkunci menimbulkan kecurigaan, mengingat kejadian serupa, yakni seorang polisi yang mengakhiri hidup di tempat yang sama, baru saja terjadi beberapa waktu lalu.
Warga yang merasa curiga segera melaporkan temuan ini ke pihak kepolisian. Beberapa petugas dari Polsek Petang langsung menuju lokasi dan melakukan pengecekan terhadap motor milik korban. Pencarian dilakukan bersama masyarakat setempat di bawah jembatan, dan setelah sekitar 20 menit, jenazah perempuan tersebut ditemukan dengan posisi tengkurap di dasar jurang.
Pihak kepolisian dan tim identifikasi segera melakukan proses evakuasi yang selesai sekitar pukul 00.15 WITA, dengan bantuan anggota TNI Koramil Petang.
Kasus ini mengundang perhatian masyarakat Bali, yang mendesak pemerintah untuk lebih memperhatikan masalah kesehatan mental, terutama di kalangan generasi muda. Sebelumnya, sejumlah pihak juga mendorong pemasangan jaring pengaman di Jembatan Tukad Bangkung, yang dikenal sebagai lokasi rawan bagi kasus ulah pati. (*)