Soal Pemindahan TPA Suwung ke Temesi, Kepala DLH Gianyar Belum Terima Arahan

Gubernur Bali, Wayan Koster tampak memegang koran mendatangi TPA Temesi, Gianyar.
Gubernur Bali, Wayan Koster tampak memegang koran mendatangi TPA Temesi, Gianyar.

GIANYAR, BALINEWS.ID – Aksi penolakan warga Desa Temesi terkait wacana pemindahan TPA Suwung ke Temesi mengundang kehadiran Gubernur Bali, Wayan Koster pada Minggu (1/6/2025). Koster datang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Temesi, didampingi oleh Bupati Gianyar I Made Mahayastra, Ketua DPRD Gianyar Ketut Sudarsana, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar Ni Made Mirnawati.

Hadir pula Perbekel Temesi Ketut Branayoga; Bendesa Temesi, Gusti Made Mastra dan juga tokoh masyarakat Made Suteja.

BACA JUGA :  Bali Akan Olah Sampah Jadi Energi Listrik, Target Mulai 2026

Usai kunjungan tersebut, Kepala DLH Gianyar, Ni Made Mirnawati, menyampaikan bahwa kunjungan Gubernur bertujuan untuk melihat langsung kondisi TPA Temesi, terutama dalam konteks program pemilahan sampah dari sumber yang telah mulai diterapkan di Kabupaten Gianyar.

“Kunjungan Bapak Gubernur Bali ke TPA Temesi siang ini untuk melihat kondisi terkini TPA, mengingat Kabupaten Gianyar sudah mulai melaksanakan pemilahan sampah di sumber,” ujar Mirnawati.

Menanggapi adanya penolakan dari masyarakat Temesi terkait isu yang beredar mengenai pemindahan TPA Suwung ke Temesi, Mirnawati menyebut bahwa hal tersebut merupakan bentuk aspirasi masyarakat yang patut dihargai.

BACA JUGA :  Pelaku Penganiayaan di Jalan Antiga Manggis Ditangkap, Berawal dari Saling Tatap

“Penolakan warga Temesi yang disampaikan oleh Kepala Desa dan Bendesa Temesi, kami peroleh informasinya melalui media sosial. Itu adalah hal yang sangat wajar, karena masyarakat berhak menyampaikan aspirasi dan buah pikiran mereka kepada pimpinan, dalam hal ini Bapak Gubernur,” jelasnya.

Terkait kabar rencana pemindahan TPA Suwung ke Temesi, Mirnawati menegaskan bahwa hingga saat ini pihak Pemerintah Kabupaten Gianyar belum menerima arahan atau pemberitahuan resmi dari Pemerintah Provinsi Bali.

“Sampai saat ini, kami di Gianyar belum mendapatkan arahan atau pemberitahuan resmi dari provinsi. Informasi itu baru kami dengar dari media sosial,” tambahnya. (bip)

BACA JUGA :  Konflik Serangan Memanas, Video Pengusiran Nelayan Viral, BTID Dinilai Kebal Hukum

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

0 Comments
Newest
Oldest
Inline Feedbacks
View all comments
Selamat Tahun Baru Imlek 2026 BaliNews.id

Breaking News

Baca Lainnya