Slot Header 970×90

Bali

Soal Pemindahan TPA Suwung ke Temesi, Kepala DLH Gianyar Belum Terima Arahan

Oleh Putri

2 Juni 2025 pukul 10.17 WITA · Gianyar · 1 menit baca

GIANYAR, BALINEWS.ID – Aksi penolakan warga Desa Temesi terkait wacana pemindahan TPA Suwung ke Temesi mengundang kehadiran Gubernur Bali, Wayan Koster pada Mi…
GIANYAR, BALINEWS.ID – Aksi penolakan warga Desa Temesi terkait wacana pemindahan TPA Suwung ke Temesi mengundang kehadiran Gubernur Bali, Wayan Koster pada Mi… — BaliNews.id

GIANYAR, BALINEWS.ID – Aksi penolakan warga Desa Temesi terkait wacana pemindahan TPA Suwung ke Temesi mengundang kehadiran Gubernur Bali, Wayan Koster pada Minggu (1/6/2025). Koster datang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Temesi, didampingi oleh Bupati Gianyar I Made Mahayastra, Ketua DPRD Gianyar Ketut Sudarsana, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar Ni Made Mirnawati.

Hadir pula Perbekel Temesi Ketut Branayoga; Bendesa Temesi, Gusti Made Mastra dan juga tokoh masyarakat Made Suteja.

Usai kunjungan tersebut, Kepala DLH Gianyar, Ni Made Mirnawati, menyampaikan bahwa kunjungan Gubernur bertujuan untuk melihat langsung kondisi TPA Temesi, terutama dalam konteks program pemilahan sampah dari sumber yang telah mulai diterapkan di Kabupaten Gianyar.

“Kunjungan Bapak Gubernur Bali ke TPA Temesi siang ini untuk melihat kondisi terkini TPA, mengingat Kabupaten Gianyar sudah mulai melaksanakan pemilahan sampah di sumber,” ujar Mirnawati.

Menanggapi adanya penolakan dari masyarakat Temesi terkait isu yang beredar mengenai pemindahan TPA Suwung ke Temesi, Mirnawati menyebut bahwa hal tersebut merupakan bentuk aspirasi masyarakat yang patut dihargai.

“Penolakan warga Temesi yang disampaikan oleh Kepala Desa dan Bendesa Temesi, kami peroleh informasinya melalui media sosial. Itu adalah hal yang sangat wajar, karena masyarakat berhak menyampaikan aspirasi dan buah pikiran mereka kepada pimpinan, dalam hal ini Bapak Gubernur,” jelasnya.

Terkait kabar rencana pemindahan TPA Suwung ke Temesi, Mirnawati menegaskan bahwa hingga saat ini pihak Pemerintah Kabupaten Gianyar belum menerima arahan atau pemberitahuan resmi dari Pemerintah Provinsi Bali.

“Sampai saat ini, kami di Gianyar belum mendapatkan arahan atau pemberitahuan resmi dari provinsi. Informasi itu baru kami dengar dari media sosial,” tambahnya. (bip)

SLOT IKLAN TENGAH ARTIKEL
0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.