Pojok NarasiSIAPA YANG BENAR: PEMKAB GIANYAR ATAU PEMPROV BALI?Oleh I Gusti Putu Artha Saat ini berkembang polemik soal pakaian ASN tiap hari Kamis. Selain Gianyar, pakaian ASN di seluruh Bali adalah pakaian Adat Bali. Sedangkan di Gianyar ASN mengenakan seragam batik Korpri. Bagaimana duduk masalahnya? Secara hirarki, tata cara pakaian ASN diatur dalam Permendagri Nomor 10 Tahun 2024, lalu Pergub Bali Nomor 36 Tahun 2025, ada pula Surat Edaran Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 2 Tahun 2026. Khusus di Gianyar ada Bupati (Perbup) Gianyar Nom…Penulis: I Gusti Putu Artha, SP, M.Si.· 29 Jun 2026· 2 mnt baca
Pojok NarasiPemerintah Pusat Absen, PKB Dibuka Gubernur Bali?DENPASAR, BALINEWS.ID - Sejak era reformasi, PKB di mata pemerintah pusat memiliki nilai yang sangat strategis, baik sebagai sarana pemberdayaan kebudayaan secara nasional maupun sebagai pengungkit ekonomi pariwisata. Karena itu, ajang ini kerap diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Ketika hubungan Presiden Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri memburuk, Gubernur Wayan Koster mengambil langkah yang tidak lazim dengan mengundang Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, untuk me…Penulis: I Gusti Putu Artha, SP, M.Si.· 15 Jun 2026· 3 mnt baca
Pojok NarasiUsai Gaduh di TPS 3R Sesetan, 2 Utusan Kementerian LH Temui PengelolaDENPASAR, BALINEWS.ID – Usai keributan yang terjadi di TPS 3R Sesetan, Denpasar, pada Kamis (9/4/2026), kondisi pengelolaan sampah organik kembali menjadi sorotan. Pantauan Balinews.id di lokasi menunjukkan, masyarakat menaruh sampah organik di pinggir jalan sehingga menumpuk dan dikhawatirkan menimbulkan bau tak sedap. Hasil investigasi mengungkap, dalam 1 shift di TPS 3R Sesetan terdapat 14 orang yang memilah sampah. Menurut pengelola TPS, jumlah tenaga kerja tersebut belum mencukupi. "Makany…Penulis: I Gusti Putu Artha, SP, M.Si.· 9 Apr 2026· 1 mnt baca
Pojok NarasiKurang Cermat, Seruan Bersama Jadi Sumber Kegaduhan Rakyat BaliOleh: Gusti Putu Artha BALINEWS.ID - Belakangan publik, khususnya masyarakat Bali, terseret dalam arus perdebatan terkait pelaksanaan takbiran terbatas yang disebut bertepatan dengan Hari Raya Nyepi. Polemik ini muncul setelah diterbitkannya Seruan Bersama oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bali bersama unsur Forkopimda, termasuk Kantor Wilayah Kementerian Agama Bali, Kapolda Bali, Danrem 163/Wirasatya, serta Gubernur Bali. Menurut saya, sebagai pihak yang mewakili negara, para penanda ta…Penulis: I Gusti Putu Artha, SP, M.Si.· 10 Mar 2026· 3 mnt baca
Pojok Narasi“Bom Sampah” 23 Desember: Ancaman Ledakan Sampah dan Krisis Tata Kelola di BaliBALINEWS.ID, DENPASAR – Ancaman krisis sampah di Bali dinilai berada di titik kritis menjelang 23 Desember 2025. Akademisi dan pemerhati kebijakan publik, I Gusti Putu Artha, memperingatkan potensi “bom sampah” jika kebijakan penutupan TPA Suwung tidak disertai solusi pengelolaan yang realistis dan terukur. Berdasarkan data Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Bali–Nusra per Agustus 2025, total timbulan sampah di Bali mencapai 1.254.235 ton per tahun atau rata-rata 3.436 ton per hari. Denpasar me…Penulis: I Gusti Putu Artha, SP, M.Si.· 13 Des 2025· 2 mnt baca
Pojok NarasiPutu Artha: Pembajakan atas Hak Otonomi Desa Adat, melalui AD/ART MDADENPASAR, BALINEWS.ID – Polemik seputar kewenangan Majelis Desa Adat (MDA) Bali sedang hangat diperbincangkan. Kali ini, kritik datang dari I Gusti Putu Artha, tokoh masyarakat sekaligus mantan regulator dan ahli bidang hukum pemilu. Melalui akun pribadinya, Ia dengan tegas menyatakan bahwa Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) MDA bertentangan dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat di Bali. Sebagai seorang politikus yang juga pernah menjabat di divisi…Penulis: I Gusti Putu Artha, SP, M.Si.· Denpasar· 17 Jul 2025· 4 mnt baca