Waspada Bahaya Mengonsumsi Kecambah Mentah

Waspada Bahaya Mengonsumsi Kecambah Mentah (sumber: Pexels/Followfauzia)

KESEHATAN, Balinews.id – Kecambah atau toge merupakan bahan makanan yang populer di berbagai masakan Asia, terutama dalam hidangan seperti salad, tumisan, atau sebagai pelengkap makanan. Namun, meskipun banyak orang menikmati toge mentah, ada beberapa risiko kesehatan yang perlu diwaspadai saat mengonsumsinya dalam kondisi mentah.

Salah satu masalah utama yang terkait dengan mengonsumsi toge mentah adalah potensi kontaminasi bakteri berbahaya. Kecambah, seperti halnya sayuran dan bahan makanan lainnya, dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri yang menyebabkan keracunan makanan. Beberapa jenis bakteri yang sering ditemukan pada kecambah mentah antara lain:

  1. Salmonella
    Salmonella adalah salah satu bakteri yang sering ditemukan pada kecambah mentah. Infeksi Salmonella dapat menyebabkan gejala seperti demam, diare, mual, dan sakit perut. Pada kasus yang lebih serius, infeksi ini dapat menyebabkan dehidrasi atau komplikasi lainnya.

  2. E. coli
    Escherichia coli (E. coli) adalah bakteri lain yang berbahaya yang dapat tumbuh pada kecambah mentah. Bakteri ini dapat menyebabkan keracunan makanan dengan gejala seperti kram perut, diare, dan kadang-kadang darah dalam tinja. Beberapa strain E. coli juga dapat menyebabkan kerusakan ginjal yang parah.

  3. Listeria
    Listeria adalah bakteri yang dapat tumbuh pada suhu dingin, yang berarti dapat berkembang biak pada kecambah meskipun disimpan di lemari es. Infeksi Listeria bisa berbahaya, terutama bagi wanita hamil, bayi, orang tua, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

BACA JUGA :  Update Korban Jiwa Banjir Bali: 17 Orang Meninggal, 5 Masih Hilang

Kecambah mentah tumbuh dalam kondisi lembap dan panas, yang menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan bakteri. Selain itu, proses penanaman kecambah biasanya dilakukan di lingkungan yang tidak selalu higienis, yang meningkatkan kemungkinan adanya kontaminasi bakteri pada kecambah tersebut.

Penting diperhatikan, toge mentah sama sekali tidak boleh dikonsumsi anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, dan orang yang memiliki daya tahan tubuh yang rendah. Hal ini karena dapat meningkatkan risiko keracunan makanan yang menyebabkan gejala seperti mual, diare, sakit perut, dan demam. (*)

BACA JUGA :  Daftar Pemenang Lomba Pada Pesta Kesenian Bali (PKB) Ke-XLVII

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

0 Comments
Newest
Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Breaking News

Informasi Lowongan Pekerjaan Terbaru Hari Ini

Baca Lainnya

SEMARAPURA, BALINEWS.ID — Pemerintah Kabupaten Klungkung resmi menjalin kerja sama dengan Desa Adat Sekartaji dalam pengelolaan Tempat Rekreasi...
NASIONAL, BALINEWS.ID - Komisi III DPR RI resmi memulai pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset Terkait Tindak...
KLUNGKUNG, BALINEWS.ID — Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali memperluas jangkauan program Angkutan Siswa Gratis (Angsis) sebagai upaya mendukung akses...
KLUNGKUNG, BALINEWS.ID – Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra mewakili Bupati Klungkung menghadiri Pentas Seni Pendidik dan...