WASHINGTON, BALINEWS.ID – Presiden AS Donald Trump dan pemimpin China Xi Jinping bertemu untuk membahas persaingan dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI).
Pertemuan ini diharapkan dapat membahas isu perdagangan, teknologi, dan ketegangan di kawasan.
Menurut laporan BBC News, Trump secara terbuka menyatakan ambisinya dalam AI dan menganggap China sebagai pesaing utama.
Xi Jinping, meskipun tidak secara eksplisit menyatakan hal serupa, tampaknya memiliki pandangan yang sejalan.
Rebecca Arcesati dari Mercator Institute for China Studies menyebut bahwa China melihat AI sebagai alat untuk memaksimalkan kekuatan.
Meskipun ada pembatasan chip dari AS, China terus mengembangkan model AI baru hampir setiap bulan.
Pertemuan ini berpotensi mempengaruhi hubungan ekonomi global yang dapat berdampak pada stabilitas ekonomi Indonesia.(*)
