Bali Tuan Rumah Cliff Diving Dunia, Dorong Sport Tourism dan Promosi Destinasi Alam

Kelingking beach. Sumber foto: Freepik

KLUNGKUNG, BALINEWS.ID – Penunjukan Bali sebagai tuan rumah Red Bull Cliff Diving World Series 2026 menjadi momentum strategis dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi sport tourism kelas dunia. Ajang olahraga ekstrem ini dijadwalkan berlangsung pada 20–23 Mei 2026 dan menjadi seri pembuka musim dengan perebutan Trofi King Kahekili.

Untuk pertama kalinya digelar di Indonesia, kompetisi ini akan memanfaatkan keindahan alam Bali sebagai arena utama. Dua lokasi ikonik disiapkan, yakni Air Terjun Kroya dan Pantai Kelingking dengan tebing T-Rex yang terkenal. Kedua lokasi tersebut dinilai memiliki karakter alam yang menantang sekaligus menawarkan panorama eksotis.

BACA JUGA :  Teka-Teki Pembunuhan di Sesetan Terkuak, Dua Pria Diciduk di Jawa

Sebanyak 24 atlet dari berbagai negara akan ambil bagian dalam ajang ini, termasuk juara dunia tujuh kali Rhiannan Iffland, legenda cliff diving Gary Hunt, serta pemegang rekor skor tertinggi Constantin Popovici. Para peserta akan melakukan lompatan akrobatik dari ketinggian 27 meter untuk putra dan 21 meter untuk putri ke perairan Samudera Hindia.

Selain menampilkan aksi ekstrem, ajang ini juga dinilai membawa dampak positif terhadap promosi pariwisata Bali. Rhiannan Iffland menyebut Indonesia menawarkan pengalaman unik dengan kombinasi keindahan alam dan kekayaan budaya.

BACA JUGA :  Selidiki Dugaan Penyimpangan Retribusi, Kajari Klungkung Sebut Ada Arah ke Pidana

“Indonesia bukan hanya memiliki panorama menakjubkan, tetapi juga budaya yang akan memperkaya pengalaman kami,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra menilai event ini menjadi peluang besar untuk mengembangkan wisata olahraga berbasis alam, khususnya di kawasan Nusa Penida.

Menurutnya, pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh demi kelancaran penyelenggaraan serta memastikan kenyamanan atlet dan kru dari berbagai negara.

Dalam pelaksanaannya, ajang ini juga melibatkan TNI Angkatan Laut sebagai mitra strategis yang berperan dalam aspek teknis, operasional, hingga pengamanan selama kegiatan berlangsung.

BACA JUGA :  Temuan Jasad Pria di Kantin Taman Lumintang, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Dengan skala internasional dan eksposur global yang tinggi, penyelenggaraan kompetisi ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat citra Bali sebagai destinasi unggulan untuk sport tourism berbasis alam. (*)

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

Breaking News

Baca Lainnya