JAKARTA, BALINEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Klungkung terus mengintensifkan upaya penanganan sampah secara terpadu dan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Sekda Anak Agung Gede Lesmana ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia di Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, rombongan Pemkab Klungkung diterima langsung Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq. Kunjungan ini difokuskan pada penguatan koordinasi sekaligus penyelarasan program daerah dengan kebijakan nasional di bidang pengelolaan lingkungan, khususnya penanganan sampah.
Menteri Hanif memberikan apresiasi terhadap langkah proaktif Pemkab Klungkung yang dinilai konsisten dalam pengelolaan sampah, termasuk melalui inovasi program TOSS Center yang telah dikenal secara nasional. Ia menegaskan komitmen kementerian untuk terus mendukung, termasuk mengawal bantuan peralatan dan mesin agar tepat sasaran sesuai kebutuhan daerah.
“Kami mengapresiasi komitmen Klungkung dalam penanganan sampah. Dukungan bantuan akan terus dikawal agar pengelolaan sampah dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati I Made Satria menyampaikan bahwa persoalan sampah di Klungkung masih memerlukan penanganan lebih maksimal, terutama pada pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) di tingkat desa. Ia menekankan bahwa pengelolaan sampah tidak sekadar pembuangan, melainkan harus mampu diolah menjadi bernilai guna.
“Melalui koordinasi ini, kami berharap ada percepatan dukungan teknis maupun pendanaan sehingga penanganan sampah dapat dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir,” kata Satria.
Ia menambahkan, hasil koordinasi dengan kementerian akan segera ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan lingkungan Klungkung yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung citra daerah sebagai kawasan pariwisata. (*)
