DENPASAR, BALINEWS.ID – Perum BULOG Kantor Wilayah Bali memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dengan mengoptimalkan penyerapan gabah dan beras hasil produksi petani lokal.
Hingga 30 Juli 2026, realisasi pengadaan setara beras BULOG Bali mencapai 6.312,1 ton, atau 166,7 persen dari target pengadaan sebesar 3.786 ton.
Capaian tersebut sekaligus memperkuat stok beras pemerintah di Bali. BULOG mencatat stok operasional di gudang per 30 Juli 2026 mencapai 12.325 ton.
Dengan jumlah tersebut, BULOG menyebut ketahanan stok beras di Bali diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga 10 bulan ke depan.
Stok CBP tersebut akan digunakan untuk mendukung sejumlah program pemerintah, termasuk penyaluran Bantuan Pangan alokasi Juli–September 2026 kepada masyarakat penerima manfaat.
Selain itu, stok beras juga disiapkan untuk penyaluran Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna menjaga ketersediaan beras sekaligus membantu mengendalikan stabilitas harga di pasar.
BULOG Kanwil Bali menegaskan penguatan stok tidak hanya bertujuan menjamin ketersediaan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyerap hasil panen petani lokal secara berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, BULOG akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, mitra kerja, serta pemangku kepentingan lainnya untuk menjaga ketahanan pangan di Bali.
Dengan realisasi pengadaan yang telah melampaui target dan stok yang dinilai aman hingga 10 bulan, BULOG memastikan ketersediaan beras bagi masyarakat Bali tetap terjaga, cukup, aman, dan terjangkau.
