Dari Hunian hingga Investasi, Ecoverse Hadirkan Konsep Baru Living di Tengah Pertumbuhan Bali

Foto: Lev Kroll, CEO Nuanu Creative City disaat didampingi oleh Evgeny Obolentsev selaku CEO of Ecoverse, Anastasia Sinberg, Director of Nuanu Real Estate, Johannes Weissenbaeck, CEO of OXO Group Indonesia, Diana Akchurina, CEO of OXO Hospitality Management dan Reyni Wullur, sebagai Head of Corporate Communications Nuanu Real Estate.

TABANAN, BALINEWS.ID — Lanskap hunian di Bali kembali mendapat warna baru. Ecoverse, proyek hunian yang dikembangkan oleh NPG di kawasan Nuanu Creative City, resmi memasuki tahap operasional pada 12 Agustus 2026 setelah menjalani upacara adat Bali Melaspas sebagai penanda selesainya pembangunan sekaligus pembukaan kawasan.

Ecoverse tidak hanya menawarkan tempat tinggal, tetapi mencoba menggabungkan konsep eco-friendly luxury living dengan layanan hospitality profesional. Pengelolaan operasional sehari-hari dipercayakan kepada OXO Hospitality Management, sehingga pemilik dapat menggunakan unit untuk kebutuhan pribadi maupun memasukkannya ke dalam program rental yang dikelola secara profesional.

Kehadiran Ecoverse datang ketika Bali masih menjadi magnet kuat bagi wisatawan dan investor. Berdasarkan data yang tercantum dalam materi perusahaan, Bali mencatat 6.948.754 kunjungan wisatawan mancanegara secara langsung pada 2025, atau meningkat 9,72 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Bali juga menerima sekitar 9,3 juta wisatawan domestik sepanjang tahun yang sama.

Pertumbuhan tersebut turut mendorong perubahan kebutuhan pasar. Wisatawan dan pemilik properti semakin mempertimbangkan hunian yang tidak hanya menawarkan lokasi strategis, tetapi juga pengelolaan, kenyamanan, fasilitas, serta pengalaman tinggal dalam satu ekosistem.

Di titik inilah Ecoverse mencoba mengambil posisi.

“Pada akhirnya, sebuah kota tidak dinilai dari bagaimana tampilannya di atas masterplan, tetapi dari seberapa baik kawasan tersebut berfungsi ketika orang mulai tinggal di dalamnya,” kata Lev Kroll, CEO Nuanu Creative City disaat didampingi oleh Evgeny Obolentsev selaku CEO of Ecoverse, Anastasia Sinberg, Director of Nuanu Real Estate, Johannes Weissenbaeck, CEO of OXO Group Indonesia, Diana Akchurina, CEO of OXO Hospitality Management dan Reyni Wullur, sebagai Head of Corporate Communications Nuanu Real Estate.

BACA JUGA :  Gaji UMR Minggir Dulu! Ini 5 Hotel Termahal di Bali, Semalam Bisa Beli Motor

Menurut Kroll, mulai dihuni dan beroperasinya Ecoverse menjadi bagian penting dari perjalanan Nuanu menuju sebuah kawasan yang benar-benar hidup, bukan hanya sebuah proyek yang terlihat menarik dalam rancangan.

51 Unit dengan Konsep Eco-Luxury

Ecoverse dikembangkan di atas area seluas 7.260 meter persegi dengan total 51 unit hunian. Komposisinya terdiri dari 29 suite, enam apartemen dengan pilihan satu dan dua kamar tidur, serta 16 townhouse dengan pilihan dua, tiga, dan empat kamar tidur.

Seluruh unit diserahkan dalam kondisi fully furnished. Dengan konsep tersebut, pemilik maupun penghuni dapat langsung menggunakan hunian tanpa harus memulai dari proses pengadaan perabot.

Dari sisi teknologi dan keberlanjutan, Ecoverse dilengkapi sistem engineering dan utilitas terpusat, teknologi smart home, sistem pemanenan air hujan, pengolahan air limbah, penyaringan air minum, serta sistem pengelolaan dan daur ulang sampah.

Fasilitas pendukungnya mencakup kolam renang sepanjang 25 meter, pusat kebugaran, restoran, ruang kerja, serta area parkir bawah tanah dengan stasiun pengisian kendaraan listrik.

Mobilitas di dalam kawasan juga ditunjang layanan electric buggy yang menghubungkan Ecoverse dengan berbagai fasilitas di Nuanu Creative City, mulai dari pendidikan, kuliner, kebugaran, budaya, kreativitas hingga lifestyle.

BACA JUGA :  Frifri Buka di Seminyak, Bawa Sensasi Belgian Fries dari Kentang Bedugul

Bukan Hanya Dibangun, Tetapi Juga Dikelola

Bagi Nuanu Real Estate, tantangan sebuah proyek properti tidak berhenti ketika bangunan selesai. Justru setelah serah terima, kualitas pengelolaan menjadi faktor penting dalam menentukan pengalaman penghuni dan nilai sebuah aset.

Anastasia Sinberg, Director of Nuanu Real Estate, menilai fase setelah penjualan merupakan bagian penting dari hubungan jangka panjang dengan pemilik.

Dengan Ecoverse yang telah beroperasi, pemilik memiliki pilihan untuk menempati unit secara pribadi atau mengikuti program rental yang dikelola OXO Hospitality Management.

OXO menangani berbagai kebutuhan operasional, termasuk pemeliharaan properti, housekeeping, layanan penghuni, komunikasi dengan tamu, serta pengelolaan masa tinggal jangka pendek dan jangka panjang.

Model tersebut memungkinkan pemilik memperoleh manfaat dari potensi rental tanpa harus menangani operasional sehari-hari secara langsung.

Hak Sewa 25 Tahun

Ecoverse ditawarkan dengan skema hak sewa selama 25 tahun. Skema tersebut disertai jaminan struktur bangunan selama masa sewa dan hak prioritas untuk memperpanjang masa sewa selama 30 tahun berikutnya.

Dengan struktur tersebut, Ecoverse menyasar konsumen yang tidak hanya melihat properti sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai aset yang dapat digunakan sekaligus dikelola sebagai bagian dari strategi investasi.

Diana Akchurina, CEO OXO Hospitality Management, mengatakan Ecoverse dirancang untuk menjawab kebutuhan orang-orang yang tinggal di Bali dalam durasi yang beragam, mulai dari beberapa hari hingga periode lebih panjang.

BACA JUGA :  Pendapatan MR. DIY Indonesia Melesat Rp4,6 Triliun di Semester I 2026

Menurutnya, pembeda utama Ecoverse bukan sekadar bentuk bangunan, melainkan konsistensi layanan hospitality dalam pengalaman tinggal.

Mulai Rp1,3 Juta per Malam

Seiring dengan resmi beroperasinya Ecoverse, pemilik dapat mulai menggunakan unit mereka, sementara wisatawan dan penghuni jangka pendek maupun panjang telah dapat melakukan pemesanan.

Pemesanan dibuka melalui sejumlah platform perjalanan, termasuk Agoda, Airbnb, Booking.com, dan Tiket.com. Harga kamar disebut mulai dari Rp1,3 juta per malam, tergantung tipe dan ukuran unit.

Ecoverse juga menyediakan akses pemesanan langsung melalui OXO Living untuk informasi ketersediaan dan penawaran yang tersedia.

Dengan beroperasinya Ecoverse, Nuanu Real Estate tidak lagi hanya menawarkan gambaran tentang proyek hunian masa depan. Properti tersebut kini memasuki tahap yang lebih menentukan dan membuktikan bagaimana konsep eco-luxury living, hospitality, keberlanjutan, dan pengelolaan profesional dapat berjalan dalam kehidupan sehari-hari.

Di tengah persaingan industri properti Bali yang terus berkembang, Ecoverse membawa satu pertanyaan penting: apakah masa depan hunian di Bali akan bergerak dari sekadar memiliki properti menuju pengalaman hidup yang dikelola sebagai sebuah ekosistem?

Ecoverse kini mulai menjawabnya dari Nuanu Creative City dan resmi beroperasi pada 12 Agustus 2026, memiliki 51 unit, dan dikelola oleh OXO Hospitality Management.

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

ucapan-galungan-dprd-klungkung
KPP FEED IG QR_new

Breaking News

Baca Lainnya