DPR dan Kementerian PU Dukung Percepatan Tol Palembang-Betung, Jembatan Musi V Capai 96,44 Persen

SUMATRA SELATAN, BALINEWS.ID – Komisi V DPR RI dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendukung kelanjutan dan percepatan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di Sumatra Selatan, khususnya ruas Palembang–Betung yang menjadi bagian penting konektivitas menuju Jambi.

Dukungan tersebut disampaikan dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Jembatan Musi V, Palembang, Sumatra Selatan, Kamis (17/9). Kegiatan tersebut membahas perkembangan pembangunan jalan tol, termasuk sejumlah tantangan yang masih dihadapi dalam penyelesaian proyek.

Kunjungan dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR RI sekaligus Ketua Tim Kunjungan, Syaiful Huda. Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Kementerian PU Triono Junoasmono, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU Ni Komang Rasminiati, perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan, serta Wakil Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Sugeng Rochadi beserta jajaran.

BACA JUGA :  Purbaya Ungkap 15 Pemda yang Paling Banyak Punya Simpanan di Bank, Ada Badung

Syaiful mengatakan pembangunan jalan tol di Sumatra Selatan perlu terus dipercepat karena berkaitan dengan konektivitas, mobilitas masyarakat, dan aktivitas ekonomi di Pulau Sumatra.

“Kami mendukung percepatan pembangunan jalan tol di Sumatra Selatan. Dalam pelaksanaannya, tentu terdapat sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan bersama,” kata Syaiful.

Menurut dia, penyelesaian berbagai kendala membutuhkan sinergi antara DPR RI, pemerintah daerah, Kementerian PU, dan badan usaha jalan tol agar pembangunan dapat terus berjalan.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama Hutama Karya Sugeng Rochadi mengatakan perusahaan terus mendorong percepatan pembangunan JTTS, termasuk ruas Palembang–Betung.

BACA JUGA :  47 Hotel Indonesia Sabet Michelin Keys 2026, Rekor Baru dan Terbanyak Kedua di Asia Tenggara

“Hutama Karya berkomitmen mempercepat pembangunan JTTS, termasuk Jalan Tol Palembang–Betung,” ujar Sugeng.

Berdasarkan data yang disampaikan Hutama Karya, progres pembangunan Jembatan Musi V telah mencapai 96,44 persen. Jembatan tersebut juga dinyatakan lulus uji laik fungsi oleh Kementerian PU pada 6 Juli 2026.

Adapun progres pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung secara keseluruhan telah mencapai 87,18 persen.

Hutama Karya menyebut koordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terus dilakukan untuk memastikan tahapan pembangunan berjalan sesuai target dan ketentuan yang berlaku.

Ruas Palembang–Betung diharapkan dapat mendukung kelancaran konektivitas di Sumatra Selatan, termasuk pada periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).

BACA JUGA :  Bali Interfood 2026 Dibuka, 110 Peserta dari 8 Negara Bidik Pasar F&B Bali

Pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung merupakan bagian dari penguatan koridor JTTS yang menghubungkan Sumatra Selatan menuju Jambi. Pengembangan koridor tersebut selanjutnya diarahkan untuk mendukung konektivitas menuju wilayah Riau melalui rencana pembangunan Jalan Tol Jambi–Rengat.

Keterhubungan antarruas tersebut diharapkan dapat memperluas akses antardaerah serta mendukung efisiensi perjalanan dan distribusi logistik di Pulau Sumatra.

Sugeng menegaskan Hutama Karya akan melanjutkan koordinasi dengan Kementerian PU, BPJT, DPR RI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam pembangunan JTTS.

“Hutama Karya akan terus berkolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Pengatur Jalan Tol, DPR RI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung percepatan pembangunan JTTS,” kata Sugeng.

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

ucapan-galungan-dprd-klungkung
KPP FEED IG QR_new

Breaking News

Baca Lainnya