BADUNG, BALINEWS.ID – Aparat Polres Badung melakukan penyelidikan intensif atas dugaan tindak pidana penganiayaan berat menggunakan senjata api yang terjadi di The Shady Pig, Jalan Pantai Berawa No. 168, Berawa, Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 02.50 WITA.
Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba bersama jajaran Polres Badung dan Polsek Kuta Utara langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan sejumlah barang bukti.
Dalam insiden tersebut, dua orang menjadi korban, yakni I.M.Y.M. (32), petugas keamanan The Shady Pig yang merupakan warga Denpasar Utara, serta E.A. (25), seorang warga negara (WN) China. Sementara identitas pelaku masih dalam penyelidikan.
Berdasarkan keterangan awal, peristiwa bermula ketika pelaku terlibat cekcok dengan korban E.A. Melihat keributan itu, petugas keamanan I.M.Y.M. berupaya melerai dan berdiri tepat di depan korban E.A. Saat itulah pelaku diduga melepaskan tembakan.
Peluru mengenai paha kiri I.M.Y.M. hingga tembus ke belakang dan selanjutnya mengenai paha kiri E.A. yang berada di belakangnya. Akibatnya, proyektil masih bersarang di paha korban E.A., sedangkan korban I.M.Y.M. mengalami luka tembus.
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepasang sepatu bercak darah, kaus kaki, dua celana jeans, kaus putih, selembar kain bermotif kotak-kotak, serta satu proyektil berwarna kuning tembaga yang diduga merupakan peluru dari senjata api yang digunakan pelaku.
Selain melakukan olah TKP, penyidik juga menganalisis rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian, memasang garis polisi di area The Shady Pig, serta melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga telah melarikan diri ke Jakarta.
Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian, menyusun administrasi penyidikan, serta mengirimkan permohonan visum et repertum terhadap kedua korban ke rumah sakit guna mendukung proses penyelidikan.
Hingga kini, Satreskrim Polres Badung masih memburu pelaku dan mendalami motif penembakan tersebut. Polisi juga terus mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap identitas pelaku serta memastikan senjata api yang digunakan dalam aksi penembakan itu.
