Dua Pria Bermasker Terekam CCTV, Diduga Pelemparan Bom Molotov di Pererenan

BADUNG, BALINEWS.ID – Aksi dugaan pelemparan benda menyerupai bom molotov terjadi di Jalan Dalem Gede, Banjar Jempinis Nomor 11, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Senin (14/9/2026) dini hari.

Kejadian tersebut menyebabkan sebuah office berukuran sekitar 2×2 meter terbakar. Selain bangunan, tanaman hias, kaca dan kamera CCTV di lokasi juga mengalami kerusakan.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menyampaikan peristiwa pertama kali diketahui sekitar pukul 04.30 WITA. Seorang saksi berinisial IPSY(44), mengaku terbangun setelah mendengar suara gemuruh.

Saat melihat ke luar melalui jendela rumahnya, saksi mendapati kobaran api di bagian depan office milik korban berinisial IMDA(41).

Sekitar pukul 04.48 WITA, korban sedang menonton televisi juga mendengar suara dentuman dari arah luar.Setelah mengecek ke depan, korban mendapati office miliknya dalam kondisi terbakar.

BACA JUGA :  Demo Ribuan Buruh di DPR RI dan Istana, Apa Saja Tuntutan Mereka?

Korban kemudian memeriksa rekaman CCTV dan menduga kebakaran tersebut terjadi setelah seseorang melemparkan benda yang menyerupai bom molotov ke arah office.

Saksi yang mengetahui kejadian tersebut kemudian keluar rumah dan memberitahukan kondisi kebakaran kepada korban. Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan kepada kepala lingkungan dan kepolisian.

“Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi tersebut. Di antaranya pecahan botol minuman beralkohol merek Draf, sumbu yang terbuat dari kain lap, serta tanah bekas tumpahan cairan yang diduga BBM jenis Pertalite,” ujarnya, Rabu,(23/9/2026) dalam keterangan tertulisnya di Denpasar.

Dirinya menjelaskan, Penyelidikan kemudian dilakukan Unit Reskrim Polsek Mengwi dengan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi.

BACA JUGA :  Menkeu Sebut Program Coretax Selevel Program Anak SMA

Dari empat titik CCTV yang berada di sekitar TKP, hanya dua kamera yang masih berfungsi.

Hasil rekaman CCTV menunjukkan adanya dua orang yang datang dari arah selatan. Keduanya disebut mengenakan jaket hitam, masker hitam dan helm hitam.

Kedua orang tersebut kemudian diduga melemparkan benda yang menyerupai bom molotov ke arah office sebelum meninggalkan lokasi dan bergerak kembali ke arah selatan.

Polisi selanjutnya menelusuri rekaman CCTV lain yang berada di selatan TKP.

“Dari hasil pemeriksaan, terekam dua orang dengan ciri pakaian serupa, yakni mengenakan jaket hitam, masker hitam dan helm hitam,” ucapnya

Ia mengatakan, Keduanya diduga menggunakan sepeda motor Yamaha X-Max dan melaju dengan kecepatan tinggi ke arah selatan. Sepeda motor tersebut juga disebut tidak menggunakan pelat nomor polisi.

BACA JUGA :  Penyelidikan Hibah BKK Badung : Usai Sekda Badung, Perbekel Takmung hingga Panitia Karya Juga Diperiksa Kejaksaan

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas kedua orang tersebut, termasuk menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Motif dibalik dugaan aksi pelemparan tersebut juga masih dalam penyelidikan.

Polisi turut menggali keterangan korban dan saksi untuk mengetahui apakah sebelumnya terdapat persoalan maupun ancaman yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

Dirinya menyebutkan, tim juga menemukan sumbu pada bagian tutup botol.

Sementara CCTV di lokasi mengalami kondisi terbakar ringan, begitu pula kaca bagian depan office.

Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp3 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Kasus ini masih ditangani Unit Reskrim Polsek Mengwi untuk mengungkap pelaku dan memastikan secara lebih lanjut benda yang digunakan dalam aksi tersebut,” tutup Saputra Jaya.(*)

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

ucapan-galungan-dprd-klungkung
KPP FEED IG QR_new

Breaking News

Baca Lainnya