Fakta di Balik Konser Intimate 40 Tahun Dhani dan Andra Ramadhan

Foto Andra dan Ahmad Dhani saat jumpa pers di javarock kemang, 14 September 2026
Foto Andra dan Ahmad Dhani saat jumpa pers di javarock kemang, 14 September 2026

BALINEWS.ID – Kalau kamu lihat undangan konser Dhani dan Andra malam ini, jangan langsung menyimpulkan ini perayaan 40 tahun karier Dewa19. Faktanya jauh berbeda, dan justru lebih personal dari yang dibayangkan kebanyakan orang.

“Karir Dewa 19 saat ini baru 33 tahun, album pertama rilis tahun 1992. Tapi pertemanan saya dan Andra mulai nge-band bareng itu sudah 40 tahun,” jelas Dhani, ditemui langsung di JavaRock Jakarta, Kemang, jelang malam perayaan tersebut, Senin (14/9/2026).

Angka 40 tahun itu dihitung bukan dari kapan Dewa19 pertama kali rilis album, melainkan dari momen dua remaja SMP di Surabaya pertama kali kenal. “Kami berkenalan 6 tahun sebelumnya di SMP Negeri 6 Surabaya. Andra kelas 1J, saya 1F. Lalu di kelas 2, tahun 1986, kami sekelas di kelas 2A. Di situlah pertama kali tercetus ide membentuk band,” ceritanya.

Sebelum Ari Lasso, Vokalis Mereka Ternyata Perempuan

Ada satu fakta kecil yang jarang diketahui publik soal awal mula band ini terbentuk. Sebelum nama besar seperti Ari Lasso dan Once identik dengan suara khas Dewa19, band remaja Dhani dan Andra justru punya vokalis perempuan.

BACA JUGA :  This June and July! Syrco BASÈ and L’atelier Unite for a Curated Cocktail Exchange Across Bali

“Waktu SMP/SMA, vokalis band itu perempuan, makanya dulu sebelum ketemu Ari Lasso, vokalis kita juga perempuan,” ungkap Dhani. Detail ini menunjukkan betapa jauh perjalanan formasi Dewa19 sejak awal terbentuk, jauh sebelum nama-nama vokalis pria yang selama ini dikenal publik menjadi identitas band tersebut.

Krakatau, Band yang Jadi Cikal Bakal Nama Dewa19

Foto Andra dan Ahmad Dhani saat jumpa pers di javarock kemang, 14 September 2026
Foto Andra dan Ahmad Dhani saat jumpa pers di javarock kemang, 14 September 2026

Nama Krakatau bukan sekadar band pengisi acara di konser malam ini. Menurut Dhani, Krakatau justru jadi referensi musikal langsung yang membentuk fondasi awal Dewa19.

“Karena dulu, pertama kali Dewa nge-band itu main lagunya lagu Krakatau. Kenapa Krakatau? Karena itu adalah band kegemaran saya dan Andra waktu pertama kali membentuk Dewa 19,” jelasnya.

Format konser malam ini pun dirancang khusus untuk menghormati hubungan historis itu. Krakatau dan Dewa19 akan tampil bergantian, bukan satu demi satu secara terpisah. “Krakatau main 3 lagu, Dewa 3 lagu, Krakatau 3 lagu lagi, Dewa 3 lagu lagi,” terang Dhani. Format bergantian ini bukan sekadar variasi panggung, tapi simbol bahwa dua band ini memang saling terhubung sejak awal, satu jadi inspirasi, satu jadi penerus jejaknya di industri musik Tanah Air.

BACA JUGA :  Prestige Indonesia Launches PRESTIGE Gourmet Awards 2025, Crowning Culinary Excellence

Dua Generasi Sahabat Musisi yang Sama-sama Merayakan Persahabatan

Yang membuat malam ini lebih istimewa, personel Krakatau sendiri, Indra Lesmana dan Gilang Ramadhan, ikut merayakan tonggak persahabatan mereka sendiri yang sudah berjalan lebih lama.

“Mas Indra sama Gilang Ramadhan itu 43 tahun nge-band bareng. Hampir mirip dengan kami, cuman waktu itu Mas Indra sama Mas Gilang udah langsung nge-top, kalau kita 40 tahun yang lalu baru kenal, baru membentuk,” ungkap Dhani, membandingkan perjalanan dua pasang sahabat musisi ini.

Perbandingan ini menarik karena menunjukkan dua jalur berbeda menuju kesuksesan yang sama. Indra dan Gilang lebih dulu dikenal luas sejak awal karier mereka, sementara Dhani dan Andra justru membutuhkan waktu lebih panjang sebelum nama Dewa19 benar-benar meledak di pasar musik nasional.

Foto Kolase Andra dan Ahmad Dhani saat jumpa pers di javarock kemang, 14 September 2026
Foto Kolase Andra dan Ahmad Dhani saat jumpa pers di javarock kemang, 14 September 2026

Konser Paling Eksklusif, Wartawan Pun Masuk Bergantian

Satu hal lagi yang membedakan perayaan ini dari acara seremonial musisi pada umumnya adalah skala penyelenggaraannya yang sengaja dibuat sangat terbatas.

“Kita merayakannya dengan sederhana. Kita merayakannya dengan membuat sebuah mini concert intimate yang nanti di mana para wartawan masuk empat orang bergantian, karena ruangan dan undangannya sangat terbatas,” jelas Dhani.

BACA JUGA :  Nakula Rising Strong by Powering 70+ Luxury Villas and Hotels in Bali

Lokasi yang dipilih pun bukan tempat sembarangan. Konser digelar di The Hang House, venue yang menurut Dhani memang dirancang khusus untuk pertunjukan musik, bukan ballroom serbaguna yang biasa dipakai untuk resepsi pernikahan atau acara korporat. “Itu adalah gedung pertunjukan musik, bukan ballroom untuk nikah atau rapat,” tegasnya, menjelaskan kenapa pemilihan tempat ini terasa lebih personal dibanding sekadar mencari ruangan besar untuk menampung banyak tamu.

Keterbatasan ini justru jadi pernyataan tersendiri. Alih-alih menggelar perayaan besar-besaran dengan ribuan tamu, Dhani dan Andra memilih merayakan empat dekade persahabatan mereka dengan cara paling intim, mengundang orang-orang terdekat, band yang membentuk fondasi musikal mereka sejak remaja, dan momen yang benar-benar personal, jauh dari kesan seremonial industri hiburan pada umumnya.

Dengan seluruh detail ini terkuak, jelas bahwa malam ini bukan sekadar konser ulang tahun band biasa. Ini adalah perayaan atas hubungan yang dimulai dari bangku SMP, bertahan melewati berbagai fase karier musik, dan kini dirayakan kembali bersama band yang dulu menginspirasi mereka untuk pertama kali memegang alat musik bersama.

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

ucapan-galungan-dprd-klungkung
KPP FEED IG QR_new

Breaking News

Baca Lainnya