DENPASAR, BALINEWS.ID — Bangunan bedeng yang sekaligus digunakan sebagai gudang rongsokan di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Banjar Mergaya, Desa Pemecutan Klod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, terbakar pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 22.30 WITA.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh Candra Setiawan, yang tinggal di sebelah timur lokasi kejadian. Saat itu, saksi melihat kobaran api dari arah bangunan tersebut.
Candra kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi orang tuanya yang diketahui tinggal di rumah bedeng tersebut. Setibanya di lokasi, api sudah membesar dan melahap sekitar separuh bagian bangunan.
Saksi kemudian mencari keberadaan orang tuanya. Namun, orang tua Candra tidak berada di dalam rumah. Setelah dihubungi melalui telepon, diketahui keduanya sedang berada di luar rumah untuk membeli makanan saat kebakaran terjadi.
Sementara itu, Andre, 25, yang merupakan penghuni bangunan, mengaku baru pulang kerja ketika mendapati rumahnya telah terbakar. Saat tiba di lokasi, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api.
Bangunan yang terbakar diketahui digunakan untuk menyimpan berbagai barang rongsokan. Tumpukan barang bekas yang berada di dalam maupun di bagian atap bangunan diduga membuat api cepat membesar. Luasnya area lokasi juga menjadi salah satu kondisi yang membuat proses pemadaman harus dilakukan secara intensif.
Petugas Pemadam Kebakaran Kota Denpasar dan Kabupaten Badung dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Proses penanganan di lokasi turut dipantau Pamapta Polresta Denpasar, Kapolsek Denpasar Barat beserta personel Polsek Denpasar Barat.
Hingga proses pemadaman berlangsung, belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh Polsek Denpasar Barat dan Polresta Denpasar. Kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti munculnya api.
