TABANAN, BALINEWS.ID – Tim Reptil Asih Tabanan berhasil mengevakuasi seekor ular king kobra sepanjang 3,74 meter yang ditemukan di dekat kawasan permukiman warga di Banjar Alas, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, Rabu (22/7/2026). Relokasi dilakukan untuk mencegah potensi membahayakan keselamatan masyarakat.
Koordinator Tim Reptil Asih Tabanan, I Kadek Adi Saputra atau Ray, mengatakan keberadaan ular berbisa tersebut pertama kali diketahui warga pada Selasa (21/7/2026) sore. Warga kemudian melaporkan temuan itu kepada kepala kewilayahan yang selanjutnya meminta bantuan Tim Reptil Asih Tabanan untuk melakukan evakuasi.
Namun, proses pencarian tidak dapat langsung dilakukan karena kondisi cuaca yang kurang mendukung. Tim memutuskan melakukan penyisiran pada keesokan harinya.
“Karena cuaca saat laporan masuk tidak memungkinkan, kami menjadwalkan penyisiran pada hari berikutnya. Syukur, setelah lebih dari dua jam melakukan pencarian dari sisi utara hingga selatan kawasan, ular akhirnya berhasil ditemukan,” ujar Ray.
Ular tersebut ditemukan di sekitar aliran sungai yang lokasinya tidak jauh dari permukiman warga. Setelah berhasil diamankan, tim memindahkan ular ke lokasi yang lebih aman untuk dilakukan pendataan sebelum direlokasi ke habitat yang sesuai.
Ray menjelaskan, king kobra yang berhasil dievakuasi berjenis kelamin jantan dengan panjang mencapai 3,74 meter. Ukurannya yang cukup besar serta lokasi penemuannya yang berdekatan dengan rumah penduduk menjadi pertimbangan utama tim untuk segera melakukan relokasi.
“Posisi ular sangat dekat dengan permukiman warga. Karena itu kami langsung melakukan tindakan relokasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani sendiri apabila menemukan ular atau satwa liar berbahaya di lingkungan sekitar. Warga diminta segera melapor kepada aparat desa atau petugas yang berkompeten agar proses evakuasi dapat dilakukan secara aman tanpa membahayakan manusia maupun satwa liar. (*)
