BADUNG, BALINEWS.ID – Tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali bersama Tim Jatanras Satreskrim Polres Badung berhasil menangkap terduga pelaku penembakan di The Shady Pig, Canggu, Kabupaten Badung, dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian.
Terduga pelaku berinisial H.S.H. (49), seorang warga negara Indonesia (WNI), diamankan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, Sabtu (18/7/2026), berkat koordinasi dengan Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta. Setelah ditangkap, pelaku langsung dibawa kembali ke Bali untuk menjalani pemeriksaan intensif di Polres Badung.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy, S.I.K. membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan pelaku berhasil diamankan oleh Tim Polres Badung yang mendapat dukungan dari Polda Bali.
“Pelakunya sudah kita amankan oleh tim Polres Badung yang dibackup oleh Polda Bali. Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan dan pendalaman untuk mengetahui motif penembakan tersebut,” ujar Ariasandy.
Sebelumnya, aksi penembakan terjadi di Bar The Shady Pig, Jalan Pantai Berawa No. 168, Canggu, Kuta Utara, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 02.50 WITA. Peristiwa diduga dipicu cekcok antara pelaku dengan seorang warga negara China berinisial E.A. (25).
Saat keributan berlangsung, petugas keamanan bar berinisial I.M.Y.M. (32) berupaya melerai. Namun pelaku diduga mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan. Proyektil peluru menembus paha kiri I.M.Y.M. sebelum mengenai paha kiri E.A. yang berada di belakangnya. Akibat insiden itu, kedua korban mengalami luka dan masih menjalani perawatan medis.
Dalam penyelidikan, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, menganalisis rekaman CCTV, serta mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk satu proyektil peluru berwarna kuning tembaga yang diduga berasal dari senjata api milik pelaku.
Usai penembakan, pelaku sempat bersembunyi di Bali sebelum berupaya meninggalkan pulau melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menuju Jakarta. Berkat koordinasi cepat antara Polres Badung, Polda Bali, Polda Metro Jaya, Polres Bandara Soekarno-Hatta, serta pihak Imigrasi Ngurah Rai dan Bandara Soekarno-Hatta, pelarian pelaku berhasil dihentikan sesaat setelah mendarat di Jakarta.
Keberhasilan penangkapan dalam waktu kurang dari 24 jam tersebut menjadi bukti respons cepat dan sinergi aparat kepolisian dalam mengungkap kasus kriminal serta memberikan kepastian hukum dan rasa aman kepada masyarakat. Polisi kini masih mendalami motif penembakan, asal-usul senjata api yang digunakan pelaku, serta melengkapi alat bukti untuk proses hukum lebih lanjut.
