GIANYAR, BALINEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Gianyar menerima kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Bangka Barat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangka Barat, Kamis (30/7). Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan sekaligus melakukan studi tiru terkait tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pengembangan pariwisata, ekonomi kreatif dan UMKM, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga sosial budaya.
Rombongan Pemkab Bangka Barat diterima langsung oleh Bupati Gianyar, I Made Mahayastra. Dalam penerimaan tersebut, Bupati Mahayastra memaparkan berbagai arah kebijakan dan strategi pembangunan daerah, mulai dari penataan kawasan perkotaan, pengembangan pariwisata berbasis desa, hingga digitalisasi pelayanan publik.
Bupati Mahayastra menjelaskan bahwa pembangunan di Gianyar dirancang agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di kawasan wisata semata, tetapi diimbangi dengan penataan pusat kota sebagai sentra pelayanan publik yang representatif.
“Gianyar itu dikenal sebagai kabupaten pariwisata, namun hotel-hotel berbintang justru berada di desa-desa seperti Ubud, Tegallalang, dan Payangan. Di sanalah kantong-kantong Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Gianyar. Karena itu kami melakukan penataan kota agar perkembangan desa dan kota menjadi lebih seimbang,” ujar Mahayastra.
Selain strategi pemerataan pembangunan, Bupati Mahayastra menguraikan keberhasilan Mal Pelayanan Publik (MPP) Gianyar yang kini menjadi salah satu MPP terbaik di Indonesia. Menurutnya, pembenahan layanan publik tidak sebatas pada fisik bangunan, melainkan berfokus pada efisiensi, transparansi, serta kepastian layanan melalui pemanfaatan teknologi informasi.
“Intinya pemerintah adalah pelayanan. Saya tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun aplikasi. Semua OPD kami wajibkan memiliki aplikasi karena itu bagian dari kecepatan, transparansi, kepastian, dan pelayanan kepada masyarakat. Kalau mau meniru, boleh, kita berbagi,” jelaskannya.
Ia juga memperkenalkan sejumlah inovasi digital daerah, termasuk penerapan probity audit oleh Inspektorat Kabupaten Gianyar guna mengawal pelaksanaan proyek-proyek strategis daerah secara transparan dan akuntabel.
Sementara itu, Bupati Bangka Barat, Markus, menyampaikan apresiasi mendalam atas penerimaan Pemkab Gianyar. Pihaknya berkomitmen menyerap berbagai praktik baik yang telah terbukti sukses diterapkan di Kabupaten Gianyar.
“Kami berharap memperoleh berbagai masukan mengenai strategi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” ungkap Markus.
