Slot Header 970×90

Hukum

Pencuri Ayam di Baturiti Tewas Diamuk Massa dan Motornya Dibakar

Oleh Indra Putra

25 Juli 2026 pukul 15.47 WITA · 1 menit baca

TABANAN, BALINEWS.ID — Aksi main hakim sendiri kembali terjadi di Kabupaten Tabanan, Bali. Seorang pria berinisial KD, warga asal Kabupaten Buleleng, tewas tew…
TABANAN, BALINEWS.ID — Aksi main hakim sendiri kembali terjadi di Kabupaten Tabanan, Bali. Seorang pria berinisial KD, warga asal Kabupaten Buleleng, tewas tew… — BaliNews.id

TABANAN, BALINEWS.ID — Aksi main hakim sendiri kembali terjadi di Kabupaten Tabanan, Bali. Seorang pria berinisial KD, warga asal Kabupaten Buleleng, tewas tewas di tempat setelah dihajar massa usai diduga terpergok mencuri ayam aduan milik warga di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Baturiti, pada Jumat (24/7/2026) dini hari sekitar pukul 01.30 WITA. Tak hanya itu, sepeda motor yang digunakan pelaku juga dibakar oleh warga yang emosi.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula ketika terduga pelaku ketahuan hendak menggasak ayam milik I Wayan Adi Suteja (31). Pemilik rumah yang curiga langsung berteriak, memicu datangnya puluhan warga sekitar. Aksi pengeroyokan diduga dipicu oleh maraknya kasus kehilangan hewan ternak di lingkungan setempat dalam beberapa waktu terakhir.

Terpergok di lokasi, KD tak bisa berkutik hingga akhirnya menjadi sasaran amuk massa. Warga yang tersulut emosi juga membakar sepeda motor milik pelaku hingga hangus tak berbentuk.

Penanganan oleh Kepolisian

Aparat Polsek Baturiti yang menerima laporan warga tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 02.00 WITA. Namun, terduga pelaku sudah ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, mengonfirmasi insiden tersebut dan menyatakan bahwa petugas langsung mengamankan TKP serta menenangkan warga.

Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya:

1 ekor ayam aduan milik korban

1 bilah senjata tajam jenis golok

1 buah tas milik pelaku berisi tang, ketapel, batu, dan sejumlah uang tunai

Jenazah terduga pelaku telah dievakuasi ke RS Semara Ratih untuk penanganan medis serta autopsi. "Saat ini, Tim Inafis Satreskrim Polres Tabanan dan Polsek Baturiti masih terus mengumpulkan keterangan dari korban serta saksi-saksi untuk mendalami kronologi lengkap dan penyebab pasti aksi massa tersebut," tutup dia.

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.