Pojok NarasiKepemimpinan 'Balang Tamak': Belilah Pujian Ketika Rakyat MembencimuOleh: Catatan Harian Sugi Lanus, 7 Juli 2026 KEPEMIMPINAN 'BALANG TAMAK': BELILAH PUJIAN KETIKA RAKYAT MEMBENCIMU BALINEWS.ID - Alkisah Balang Tamak, tokoh cerdik sekaligus satir dalam cerita rakyat Bali, pernah berpesan kepada istri dan anaknya menjelang ajal. Ia meminta keluarganya untuk menyewa dan membayar "tukang tangis" (orang yang dibayar untuk menangis) ketika ia meninggal nanti. Mengapa? Balang Tamak sadar diri akan tabiat dan ulahnya semasa hidup pasti membuat tidak akan ada satu p…Penulis: Sugi Lanus· 7 Jul 2026· 2 mnt baca
Pojok NarasiKehancuran Hindu Nusantara dan Dunning-Kruger EffectOleh: Catatan Harian Sugi Lanus BALINEWS.ID - Jauh sebelum psikolog modern David Dunning dan Justin Kruger merumuskan Dunning-Kruger Effect pada tahun 1999, pujangga Jawa Kuno telah meramalkan akan datang orang-orang yang dangkal pengetahuannya, merasa tahu dan merasa paham, tapi sebenarnya mereka tidak tahu dan tidak kompeten. Akan datang orang-orang yang merasa diri mereka sangat ahli tapi hanya sekedar bermain kata-kata dan silat lidah tanpa dasar. Merekalah yang akan mencederai dan menghancu…Penulis: Sugi Lanus· 29 Jun 2026· 4 mnt baca
Pojok NarasiNGANDANG NGANJUH: Unconscious Incompetence dalam Masyarakat BaliOleh: Catatan Harian Sugi Lanus. BALINEWS.ID - Kenapa jagat sosmed Bali semakin dijangkiti fenomena: Ngandang Nganjuh. Secara harfiah, istilah ini menggambarkan tindakan yang melintang (ngandang) dan mendorong atau memaksakan diri maju (nganjuh). Dalam konteks perilaku, istilah Ngandang Nganjuh disematkan kepada seseorang yang sebenarnya tidak memahami suatu perkara atau tidak memiliki keahlian, namun dengan sangat percaya diri mendesak masuk, memotong pembicaraan, mendebat asal mendebat, atau m…Penulis: Sugi Lanus· 28 Jun 2026· 4 mnt baca
Pojok NarasiPURA KUNO TERJEBAK PT. BTID (Kura-Kura Bali), PHDI APA KABAR?BALINEWS.ID - Entah apa karma kolektif yang menimpa umat Hindu di Bali dan Nusantara. Setelah PHDI pecah kongsi dan berperkara di pengadilan, kini muncul kelompok sulinggih yang berebut membangun pura di kawasan proyek IKN yang terancam mangkrak. Sementara itu, tahukah kalian berapa pura-pura kuno di Pulau Serangan kini terjebak dan terjepit dalam kawasan reklamasi Kura-Kura Bali (PT. BTID)? Kenapa PHDI yang bertikai dan kelompok sulinggih yang bersemangat ke IKN tidak hadir membela masyarakat S…Penulis: Sugi Lanus· 13 Mei 2026· 2 mnt baca
Pojok NarasiBAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALICatatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 BALINEWS.ID - Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka atau membiarkan beroperasinya fasilitas pembakaran sampah yang tidak standar adalah pemimpin yang tidak memahami pondasi spiritual Hindu Bali. Napas sebagai Pondasi Suci Hindu Bali Dalam lontar-lontar yang berisi pedoman sembahyang Hindu Bali dijelaskan bahwa: "Napas adalah pondasi spiritual yang sangat vital dalam Hindu Bali." Napas sebagai ponda…Penulis: Sugi Lanus· 9 Mei 2026· 4 mnt baca
Pojok NarasiKENAPA MASYARAKAT BALI MENSAKRALKAN MANGROVE (Prapat/Pedada/Pidada)?— Mengenang Kembali Pohon Pesisir yang Dimuliakan Danghyang Nirartha Oleh: Sugi Lanus Di sepanjang garis pantai Pulau Serangan dan pantai-pantai di Bali dimuliakan dan dilindungi pohon Pidada/Pedada/Prapat — inilah yang secara umum dikenal sebagai 'mangrove'. Pidada/Pedada/Prapat yang menjadi bagian hutan mangrove, tegak berdiri, tapi sering kali terabaikan, tidak dipahami nilai kekuatan alamiahnya dan spiritualnya. Bagi mata awam, ia mungkin hanyalah sekadar penjaga pantai dari genus Sonnerat…Penulis: Sugi Lanus· 6 Mei 2026· 3 mnt baca
Pojok NarasiKUTUKAN REKLAMASI KURA-KURA BALI— Catatan Harian Sugi Lanus, 5 Mei 2026 Leluhur Bali memberikan 'bhisama' (ajaran sekaligus berisi kutukan): "Jangan membangun di atas tanah urugan air (pesisir, muara, sungai, telabah, danau, sumber mata air, sawah aktif, aungan). Yang tinggal atau kerja di atasnya akan sakit-sakitan. Pendek usianya. Usahanya akan terus bermasalah dan kena 'pamali' (ketimpa sial). Tanah hasil urugan ini disebut sebagai 'Karang Panes'". Tanah reklamasi yang dimiliki PT. BTID alias KEK Kura-Kura Bali adal…Penulis: Sugi Lanus· 5 Mei 2026· 1 mnt baca
Pojok Narasi"TERUSLAH MENJADI PEJABAT SEKALIPUN TIDAK BERGUNA"Oleh: Catatan Harian Sugi Lanus, 4 Mei 2026. BALINEWS.ID - Saya lihat banyak anak muda di Bali memakai baju kaos bertuliskan: "TERUSLAH MENJADI PEJABAT SEKALIPUN TIDAK BERGUNA" Maksudnya apa? Salah satunya menjelaskan begini: Kalau mau buka mata, kemunculan masalah sampah dan asap pembakaran, serta problem sosial lainnya, muncul di kawasan yang tidak terproteksi dan tidak teredukasi-teradvokasi. Keluarga pejabat yang tinggal di kawasan pemerintahan, atau kawasan terproteksi mendapat atensi dik…Penulis: Sugi Lanus· 4 Mei 2026· 1 mnt baca
Pojok NarasiHINDU NUSANTARA MELAMPAUI EKSKLUSIVITAS SAMPRADAYACatatan Harian Sugi Lanus, 29 Maret 2026 Dalam perjalanan spiritual Nusantara, Hindu Bali dan Jawa, dari abad 5 Masehi sampai abad 15 Masehi telah mencapai sebuah orkestrasi teologi yang paripurna. Di saat di belahan dunia lain Hinduisme masih berkutat dalam sekat-sekat Sampradaya—tradisi sektarian yang memilah-milah keagungan Tuhan ke dalam faksi-faksi dewa tertentu—peradaban Hindu di Indonesia telah melampaui fase tersebut. Kita tidak lagi memerlukan kotak-kotak sampradaya, karena leluhur kita…Penulis: Sugi Lanus· 29 Mar 2026· 2 mnt baca
Pojok NarasiBALI MASIH PUNYA "GURU WISESA"?Catatan Harian Sugi Lanus, 25 Maret 2026 Apakah pemerintahan modern Bali sekarang layak disebut "Guru Wisesa"? Apakah pemerintahan modern Bali berfungsi sebagai "Guru Wisesa"? Leluhur Bali meninggalkan sebuah petuah suci yang merupakan acuan membangun kesejahteraan: "Jika hendak menegakkan kesejahteraan umat maka tegakkan Catur Guru." • Guru Rupaka (orang tua) bertugas menyemaikan benih kasih dan cinta kasih dalam keluarga masing-masing; • Guru Pengajian (guru sekolah dan pasraman) berkewa…Penulis: Sugi Lanus· 26 Mar 2026· 3 mnt baca
Pojok NarasiPEMIMPIN BALI MODERN GAGAL MENJAGA WARISAN TERBESAR BALITulisan : Catatan Harian Sugi Lanus, 22 Maret 2026 BALINEWS.ID - Di Bali, pertanian sawah dan Subak bukan sekadar cara bercocok tanam, melainkan manifestasi dari "political will" penguasa sejak era awal terbentuknya kerajaan Bali kuno. Ketika saya berbicara tentang pertanian di Bali, orang mengira saya sedang membicarakan petani. Bukan. Begitu pula saat konversi sawah makin terjadi, masyarakat awam masih saja mau digiring berpikir konversi sawah adalah kesalahan petani. Sementara pemerintah at…Penulis: Sugi Lanus· 22 Mar 2026· 2 mnt baca
Pojok NarasiBALI TERJEBAK: DESA ADAT PAKRAMAN TELAH JADI DESA ADAT PROPOSALTulisan : Catatan Harian Sugi Lanus, Sambungan dari “Desa Adat Bali Dimanja”, 5 November 2025 BALINEWS.ID - Ketergantungan Desa Adat Bali terhadap bantuan sosial (bansos) dari pemerintah membawa dampak besar terhadap independensi, nilai budaya lokal, dan kehidupan religius masyarakat Bali. Pergeseran dari sistem swadaya menuju ketergantungan ini secara perlahan mengikis prinsip fundamental seperti ngayah (kerja sukarela tulus ikhlas) dan semangat kebersamaan (menyama braya). 1. Kehilangan Indepe…Penulis: Sugi Lanus· 6 Nov 2025· 3 mnt baca
Pojok NarasiDrama Lift Kaca di Pantai KelingkingOleh Penulis : Sugi Lanus BALINEWS.ID - Drama sepatu kaca Cinderella tak akan mampu menandingi kisah tragis drama lift kaca di Pantai Kelingking. Bukan tentang sepatu kaca yang tertinggal, melainkan tentang izin membangun lift kaca yang jatuh dari langit. Apakah Bali sedang baik-baik saja jika izin konstruksi lift sebesar bagong bertriwikramā itu tidak diketahui prosesnya oleh Bupati Klungkung dan Gubernur Bali? Apakah Bali sedang baik-baik saja jika Pemda Badung dan Pemprov Bali baru mengendus…Penulis: Sugi Lanus· 1 Nov 2025· 2 mnt baca
Pojok NarasiInvestor Gelap Kuasai BaliTulisan oleh Catatan Harian Sugi Lanus, 26 Oktober 2025. BALINEWS.ID - Dalam kasus Bali, masa depan pulau ini juga terancam buram menuju gelap karena situasi saat ini di mana “investor gelap” merajalela menguasai berbagai lahan dan titik investasi penting. Tangan-tangan mereka diperpanjang oleh makelar lokal yang berkolusi dengan pejabat korup dan politisi bayaran demi melancarkan ekspansi. Dalam banyak kasus, investor gelap di Bali telah lama melanggar izin, melakukan perusakan alam, bahkan men…Penulis: Sugi Lanus· 27 Okt 2025· 1 mnt baca
Pojok NarasiBali Jadi MesinTulisan Catatan Harian Sugi Lanus, 21 Oktober 2025 BALINEWS.ID - "Bali adalah mesin...". Ungkapan penting ini mengemuka secara tidak langsung dalam forum Balinomics di Denpasar, Bali, Sabtu, 17 Oktober 2025. Dimuat oleh Antaranews dengan mengutip apa yang disampaikan perwakilan Bank Indonesia di Bali. Menjadi kenyataan pahit jika Bali di mata investor dan pemerintah pusat hanya dilihat sebatas mesin pelipat ganda uang. Tanpa pertimbangan serius-mendalam terhadap dampak religi, sosio-kultural d…Penulis: Sugi Lanus· 21 Okt 2025· 3 mnt baca