Perdana Menteri India Imbau Warga Tunda Beli Emas Selama Setahun

Perdana Menteri India Narendra Modi imbau warga tahan beli emas.
Perdana Menteri India Narendra Modi imbau warga tahan beli emas.

NEW DELHI, BALINEWS.ID – Perdana Menteri India, Narendra Modi, mengimbau masyarakat untuk menunda pembelian emas setidaknya selama satu tahun guna menjaga cadangan devisa negara. Seruan tersebut dinilai cukup mengejutkan mengingat emas memiliki posisi penting dalam budaya dan ekonomi masyarakat India.

“Selama setahun, untuk acara apa pun, kita tidak boleh membeli perhiasan emas,” kata Modi dikutip bcasekuritas.co.id. Warga juga diminta untuk mengurangi penggunaan bahan bakar dan perjalanan luar negeri yang tidak perlu. India menghabiskan banyak uang untuk mengimpor emas ke negara itu, dan masyarakat harus menahan diri dari pembelian yang tidak penting, katanya.

BACA JUGA :  Prabowo Janji Beri Hadiah ke Menkeu Purbaya Jika Ekonomi di Atas 5,5 Persen

Imbauan itu muncul di tengah tekanan ekonomi akibat perang di Timur Tengah dan krisis energi yang memperlebar defisit perdagangan India serta melemahkan nilai tukar rupee. Emas sendiri menjadi salah satu komoditas impor terbesar India setelah minyak, sementara negara tersebut tercatat sebagai importir emas batangan terbesar kedua di dunia.

Di India, emas bukan sekadar barang investasi. Logam mulia tersebut melekat kuat dalam tradisi masyarakat, mulai dari tabungan keluarga hingga kebutuhan pernikahan dan festival keagamaan yang dipercaya membawa keberuntungan.

BACA JUGA :  Alarm Bahaya! Indonesia Duduki Peringkat Dua Negara Paling Rentan Penipuan

Belum diketahui sejauh mana masyarakat akan mengikuti seruan pemerintah tersebut. Namun, pasar langsung merespons pernyataan Modi dengan pelemahan saham sejumlah perusahaan perhiasan lokal pada perdagangan Senin.

Titan Company, produsen perhiasan terbesar di India, tercatat turun hingga 6,6 persen di Mumbai. Sementara itu, Senco Gold dan Kalyan Jewellers India masing-masing melemah hingga 10,8 persen dan 9,5 persen.

Di sisi lain, bank-bank India belakangan juga menghadapi kendala impor emas akibat hambatan administratif. Kondisi tersebut diperkirakan dapat membantu memperbaiki neraca perdagangan India pada April lalu.

BACA JUGA :  KPU Rahasiakan Data Pribadi Capres-Cawapres Mulai 2029, Termasuk Ijazah-Laporan Kekayaan

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

ucapan-galungan-dprd-klungkung
KPP FEED IG QR_new

Breaking News

Baca Lainnya