Pria Asal Jakarta Ditemukan Meninggal Membusuk di Kamar Kos Denpasar

Petugas mengevakuasi jasad pria yang ditemukan meninggal dunia di kamar kos kawasan Denpasar Timur, Jumat (22/5/2026) malam.
Petugas mengevakuasi jasad pria yang ditemukan meninggal dunia di kamar kos kawasan Denpasar Timur, Jumat (22/5/2026) malam.

DENPASAR, BALINEWS.ID – Seorang pria asal Jakarta bernama Rudi Ganti (56) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di kawasan Gang 6 Banjar Mandala Sari, Desa Dangin Puri Kelod, Denpasar Timur, Jumat (22/5/2026) malam.

Korban pertama kali ditemukan oleh adiknya sendiri, Gundu Panca Marano (40), saat datang ke kamar kos sekitar pukul 22.00 Wita untuk mengambil pakaian kotor yang akan dibawa ke laundry.

Saat pintu kamar dibuka, saksi langsung mencium bau menyengat. Ia kemudian terkejut melihat korban sudah dalam kondisi tidak bergerak dengan tubuh menghitam akibat pembusukan.

BACA JUGA :  BALI MASIH PUNYA "GURU WISESA"?

“Saksi kemudian berteriak meminta tolong kepada warga sekitar dan menghubungi pemilik kos,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar IPTU I Gede Adi Saputra Jaya.

Dari keterangan saksi, terakhir kali korban ditemui dalam kondisi sehat pada Rabu (20/5/2026) siang. Saat itu, sang adik sempat membawakan makanan, kopi, dan rokok karena korban belum memiliki pekerjaan. Korban juga disebut tidak mengeluhkan sakit apa pun.

Tim Inafis Polresta Denpasar yang melakukan olah tempat kejadian perkara menemukan korban dalam posisi terlentang mengenakan kemeja cokelat dan celana jeans hitam. Polisi tidak menemukan identitas diri maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

BACA JUGA :  Kejaksaan Gianyar Musnahkan Bukti Narkoba, Termasuk Gembong Laboratorium Ilegal

“Korban diduga meninggal karena sakit dan diperkirakan sudah meninggal lebih dari 24 jam sebelum ditemukan,” kata IPTU I Gede Adi Saputra Jaya.

Polisi juga menyebut tubuh korban sudah mengalami pembusukan. Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit jantung dan pihak keluarga telah mengikhlaskan kejadian tersebut.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar untuk pemeriksaan lebih lanjut menunggu keterangan dokter. (*)

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

Breaking News

Baca Lainnya