JAKARTA, BALINEWS.ID – Direktorat Jenderal Imigrasi melakukan penyegaran kepemimpinan di sejumlah wilayah melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 13 Pimpinan Tinggi Pratama di Aula Jusuf Adiwinata, Gedung Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jakarta, Senin (22/6/2026). Salah satu pergantian strategis tersebut terjadi di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan dilantiknya Saroha Manullang sebagai Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi NTT.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, yang menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus memperkuat kinerja pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Hendarsam berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh integritas serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi imigrasi.
Pergantian kepemimpinan di NTT dinilai memiliki arti strategis mengingat provinsi tersebut merupakan wilayah perbatasan yang memiliki peran penting dalam menjaga kedaulatan negara dan pengawasan lalu lintas orang di pintu gerbang Indonesia bagian timur.
Saroha Manullang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjen Imigrasi NTT. Dengan pengalaman tersebut, ia dipercaya melanjutkan estafet kepemimpinan dan memperkuat pelaksanaan tugas keimigrasian di wilayah Nusa Tenggara Timur.
“Pergantian kepemimpinan bukan hanya tentang estafet jabatan, tetapi tentang melanjutkan pengabdian, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan pelayanan keimigrasian yang semakin dekat dengan masyarakat serta semakin kokoh menjaga kedaulatan negara di bagian timur Indonesia. Dengan semangat Imigrasi untuk Rakyat, saya mengharapkan dukungan dari semua pihak agar Imigrasi NTT dapat terus berkarya, berbakti, dan berdampak kepada masyarakat NTT,” ujar Saroha.
Menurutnya, pergantian pimpinan harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional, responsif, berintegritas, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Selain sebagai bagian dari regenerasi organisasi, pergantian pimpinan juga menjadi pengingat bahwa setiap jabatan merupakan amanah negara yang harus dijalankan dengan dedikasi dan tanggung jawab. Fondasi yang telah dibangun oleh kepemimpinan sebelumnya diharapkan dapat menjadi modal dalam menjalankan berbagai program strategis ke depan.
Sementara itu, pejabat sebelumnya, Arvin Gumilang, mendapat penugasan baru sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Barat.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, Kanwil Ditjen Imigrasi NTT optimistis dapat terus memperkuat pengawasan keimigrasian, menjaga kedaulatan negara di wilayah perbatasan, serta memberikan pelayanan yang semakin prima kepada masyarakat.
