Sekolah Rakyat Pandeglang Mulai Beroperasi, 474 Anak Keluarga Prasejahtera Mulai Belajar

PANDEGLANG, BALINEWS.ID — Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, mulai beroperasi dan melayani 474 siswa dari keluarga prasejahtera. Sekolah yang dibangun dengan dukungan PT Hutama Karya (Persero) itu menyediakan pendidikan terpadu dari jenjang SD hingga SMA.

SRT 1 Kabupaten Pandeglang berdiri di atas kawasan seluas 11,3 hektare yang dilengkapi fasilitas pendidikan sekaligus hunian bagi siswa dan guru. Kehadiran sekolah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat kurang mampu.

Fasilitas yang tersedia mencakup 36 ruang kelas untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama terpadu bagi siswa, serta asrama guru. Sekolah juga dilengkapi perangkat komputer untuk pembelajaran dan ujian, fasilitas olahraga berupa track field, lapangan basket dan sepak bola, tempat ibadah, serta fasilitas penunjang lainnya.

BACA JUGA :  Paus Baru Telah Dipilih, Jadi Paus Pertama dari AS

Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SRT 1 Kabupaten Pandeglang digelar Jumat (28/8). Kegiatan tersebut dibuka Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah yang sekaligus meninjau sejumlah fasilitas sekolah, termasuk ruang kelas dan asrama guru.

Rangkaian MPLS dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus hingga 9 September 2026. Setelah itu, para siswa akan mengikuti program matrikulasi selama tiga bulan sebagai tahap persiapan mental dan akademik sebelum menjalani proses pembelajaran secara penuh.

Sebanyak 474 siswa yang kini mengikuti pendidikan di SRT 1 Kabupaten Pandeglang berasal dari Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, dan Kota Tangerang Selatan.

BACA JUGA :  Polda Bali Amankan 22 Pendemo Usai Unjuk Rasa Berujung Anarkis

Dimyati meminta seluruh pihak ikut menjaga dan merawat fasilitas sekolah agar keberadaan SRT tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para siswa.

“Sekolah ini harus dirawat dan dijaga. Saya meminta seluruh pihak yang terlibat untuk bersama-sama menjaga, memantau, dan terus memberikan perhatian terhadap keberlangsungan sekolah ini,” kata Dimyati.

Menurutnya, keberadaan SRT menjadi bagian penting dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Ia berharap para siswa dapat tumbuh menjadi generasi unggul dan memiliki masa depan yang lebih baik.

Pembangunan SRT 1 Kabupaten Pandeglang merupakan bagian dari dukungan Hutama Karya terhadap penyediaan infrastruktur pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program tersebut juga sejalan dengan Asta Cita ke-4 pemerintah yang menitikberatkan pada penguatan pembangunan sumber daya manusia, termasuk peningkatan kualitas dan akses pendidikan.

BACA JUGA :  Musim Hujan Perparah Kerusakan Jalan Desa Selat, Bupati dan Wabup Lakukan Peninjauan

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Hamdani mengatakan pembangunan SRT 1 Kabupaten Pandeglang merupakan bentuk kontribusi perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Melalui pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pandeglang, Hutama Karya mendukung upaya Pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera,” ujar Hamdani.

Ia berharap fasilitas tersebut dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman sekaligus mendukung pembelajaran, pengembangan potensi, serta kemandirian siswa.

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

ucapan-galungan-dprd-klungkung
KPP FEED IG QR_new

Breaking News

Baca Lainnya