Si Jago Merah Mengamuk Saat Galungan, Tujuh Kios di Pasar Tulikup Ludes

GIANYAR, BALINEWS.ID – Kebakaran melanda deretan kios sembako milik Banjar Adat Satria di kompleks Pasar Tulikup, Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar, Rabu (17/6/2026) siang atau bertepatan dengan Hari Raya Galungan. Sedikitnya tujuh kios terbakar dalam peristiwa tersebut. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp300 juta.

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 12.10 Wita. Saat itu salah seorang saksi, I Gusti Ngurah Mardianta (53), melihat kepulan asap muncul dari salah satu kios milik pedagang.

Menyadari adanya kebakaran, saksi segera menghubungi warga lainnya serta melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran Kabupaten Gianyar.

BACA JUGA :  BPBD Gianyar Gelar Simulasi Terpadu, Uji Sistem Penanggulangan Bencana dari Sekolah hingga Command Center

Tak lama berselang, empat unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 12.25 Wita dan langsung melakukan upaya pemadaman. Petugas berjibaku memadamkan kobaran api yang dengan cepat merembet ke sejumlah kios di sekitarnya karena sebagian besar bangunan berisi barang dagangan berupa sembako dan kebutuhan rumah tangga.

Setelah hampir satu jam melakukan pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 13.25 Wita. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

BACA JUGA :  Mencekam! Pencuri Ancam Warga dengan Celurit Saat Beraksi di Warung Kemenuh

Peristiwa tersebut mengakibatkan tujuh kios mengalami kerusakan akibat terbakar. Sejumlah pedagang yang terdampak di antaranya Mamak Nesa, Bu Lebih, Desak Armasih, Gusti Ayu Made Mardani, Sak Gek, serta Anak Agung Istri Agung Widya.

Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Pihaknya bersama personel Polsek Gianyar langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan penyelidikan awal.

“Benar telah terjadi kebakaran pada sejumlah kios di kompleks Pasar Tulikup. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pastinya,” ujarnya.

BACA JUGA :  Jembrana Kirim 24 Warga Raih Peluang Emas di Jepang

Menurutnya, berdasarkan pendataan awal, total kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta. Kerugian meliputi bangunan kios beserta barang dagangan yang berada di dalamnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat dan para pelaku usaha untuk rutin memeriksa instalasi listrik guna mengantisipasi terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran, terutama di kawasan pertokoan dan pasar yang menyimpan banyak barang mudah terbakar.

Saat ini petugas masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. (*)

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

ucapan-galungan-dprd-klungkung
KPP FEED IG QR_new

Breaking News

Baca Lainnya