Waspada, Oknum Sopir Ojol di Bali Diam-diam Rekam Penumpang Perempuan

sopir ojol Bali rekam penumpang diam-diam
sopir ojol Bali rekam penumpang diam-diam

BALINEWS.ID – Perempuan asing yang sudah enam tahun tinggal di Bali baru-baru ini membagikan pengalaman yang bikin banyak orang geleng kepala. Lewat akun Instagram @lostlikeloui, ia mengungkap ada oknum sopir ojek online yang diam-diam merekam penumpang perempuan tanpa izin, lalu dijadikan konten untuk media sosial.

Yang membuat kasus ini terasa personal, ia mengaku sendiri pernah jadi korbannya. “Dia memiliki kamera 360, dan dia benar-benar zoom ke bawah skirt saya ketika saya keluar dari motor,” ungkapnya.

Menurut pengakuannya, ada sejumlah akun yang khusus mengunggah video penumpang perempuan saat naik atau turun dari motor, terutama yang mengenakan pakaian tertentu. Yang bikin situasinya makin serius, akun-akun ini disebut punya ratusan ribu pengikut, dan konten semacam ini justru jadi sumber penghasilan bagi pemiliknya.

BACA JUGA :  Hari Kartini: Mengenang Perjuangan Emansipasi dan Semangat Perempuan Indonesia

“Dia mengambil kesempatan dari perempuan-perempuan ini karena tentu mereka mabuk, mereka datang dan kembali setelah malam, dan itu sangat menjijikkan,” katanya.

Bagian yang paling mengkhawatirkan, beberapa video bahkan menampilkan alamat rumah penumpang saat diturunkan.

“Especially when they show the address when they drop them off, everyone knows where these girls live!! Be careful girls,” tulisnya di caption unggahannya.

Kalau dipikir-pikir, video yang tampak seperti konten biasa ini ternyata bisa jadi petunjuk bagi siapa saja soal di mana seseorang tinggal, tanpa orang yang bersangkutan menyadari informasinya sudah tersebar luas.

BACA JUGA :  Minta Restu Gubernur Koster, Suwirta Diprediksi Kuat Pimpin Dekopinwil Bali 2025–2030

Ia juga memberikan klarifikasi penting soal siapa yang sebenarnya bertanggung jawab dalam kasus ini. Menurutnya, masalah ini bukan soal aplikasi ojek online tertentu, melainkan murni ulah oknum individu.

“This is not aimed at anyone specifically. I’ve found more than 50 accounts on Facebook who post this. It has nothing to do with Gojek or Grab, it’s just taxi bike drivers,” jelasnya.

Bagi warga Bali, terutama yang sering bepergian sendirian di malam hari menggunakan ojek online, kejadian ini jadi pengingat penting untuk lebih waspada. Kalau merasa ada yang tidak wajar, misalnya sopir sengaja mengambil sudut kamera yang aneh, atau merasa tidak nyaman saat diturunkan tepat di depan rumah, ada baiknya meminta turun di titik yang lebih ramai.

BACA JUGA :  “Portal of Silence” at Noema Resort Pererenan Invites Guests to Experience the Spirit of Nyepi

Dengan lebih dari 50 akun serupa yang sudah ditemukan, isu ini jelas bukan kasus yang berdiri sendiri. Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama untuk mencegah penyalahgunaan semacam ini terus berulang, dan siapa pun yang menemukan konten serupa disarankan segera melaporkannya langsung ke platform terkait.

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

ucapan-galungan-dprd-klungkung
KPP FEED IG QR_new

Breaking News

Baca Lainnya