TABANAN, BALINEWS.ID – Semangat pembinaan olahraga bola voli di Bali kembali bergelora melalui penyelenggaraan Turnamen Bola Voli Banteng Tabanan Cup 2026. Sebanyak 32 tim dari berbagai kabupaten dan kota di Pulau Dewata dipastikan ambil bagian dalam kompetisi yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan serangkaian Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026.
Turnamen tersebut akan resmi dibuka pada Minggu (7/6/2026) pukul 20.00 Wita di Lapangan Voli Jaga Satru, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Bidang Pemuda dan Olahraga DPC PDI Perjuangan Tabanan bersama Pengurus Kabupaten PBVSI Tabanan dan Sekolah Bola Voli Manik.
Ketua Panitia, I Gede Subana Arta, mengatakan turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan bagi atlet-atlet muda yang memiliki potensi di cabang olahraga bola voli.
Menurutnya, generasi muda membutuhkan ruang yang positif untuk mengembangkan kemampuan dan bakat yang dimiliki. Melalui kompetisi tersebut, para atlet diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus meningkatkan kualitas permainan voli di Tabanan maupun Bali secara umum.
“Turnamen ini menjadi wadah bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan sekaligus menumbuhkan semangat berprestasi. Kami ingin menghadirkan kompetisi yang sehat dan mampu mendorong kemajuan olahraga bola voli,” ujar Subana Arta, Minggu (31/5).
Selain memperebutkan gelar juara, peserta juga berkesempatan meraih hadiah dengan total nilai puluhan juta rupiah. Namun demikian, panitia menekankan bahwa nilai utama yang ingin dibangun melalui turnamen ini adalah sportivitas, persaudaraan, serta kekompakan antartim.
Sementara itu, Penanggung Jawab Kegiatan yang juga Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, I Made Suarta, SH, menyampaikan bahwa Banteng Tabanan Cup 2026 merupakan bagian dari upaya membentuk karakter generasi muda melalui olahraga.
Mewakili Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, Suarta menegaskan bahwa semangat Bulan Bung Karno harus diwujudkan melalui kegiatan yang mampu menanamkan nilai disiplin, kerja keras, gotong royong, dan kompetisi yang sehat.
“Melalui turnamen ini kami berharap lahir atlet-atlet voli berprestasi yang mampu mengharumkan nama Tabanan dan Bali pada tingkat yang lebih tinggi. Selain itu, olahraga juga menjadi sarana membangun karakter dan memperkuat persatuan generasi muda,” katanya.
Ia berharap Banteng Tabanan Cup dapat berkembang menjadi agenda olahraga tahunan yang mendapat dukungan luas dari masyarakat sekaligus menjadi salah satu wadah pencarian bibit atlet potensial di Bali.
Sebanyak 32 tim akan bersaing selama turnamen berlangsung, di antaranya Pormik Kukuh, Mekar Bhuwana Volleyball Club, Porgasa, PORD Br. Dangin Pangkung, POR Bhuana, Tunas Muda, PORGANA, POR Ekasila Culag Calig, Rokea, SWC Tandeg, Putra WS Banjar Laing, PORAS Br. Batanduren Cepaka, Putra Cau Belayu, Segan Volleyball Club, HIMMUS, Putra Banteng, Ikatan Voli Abiantuwung Kelod, PORDUTA, Perkasa Yudha Br. Beraban, PSG Sibang Gede, Rajawali Munggu, Modjopahit Aseman Kangin, Ranger, ABG Gunung Buduk, Putra Peguyangan, PORLANG, Garuda Muda Lalang Linggah, Pelangi Cemagi, Sasadara, Genta Putra Bajera, Putra Kencana, dan Putra Pemenang.
Turnamen Banteng Tabanan Cup 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 18 Juli 2026. Kehadiran kompetisi ini diharapkan mampu menjadi hiburan bagi masyarakat sekaligus memperkuat pembinaan olahraga voli di Bali dan melahirkan atlet-atlet muda berbakat yang siap bersaing di level yang lebih tinggi. (*)

