Resmikan Balai Banjar Muluk Babi Sangeh, Bupati Adi Arnawa Dorong Pembangunan Fasilitas Adat Berkualitas

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menandatangani prasasti saat meresmikan Balai Banjar Muluk Babi di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menandatangani prasasti saat meresmikan Balai Banjar Muluk Babi di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal.

BADUNG, BALINEWS.ID  – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Balai Banjar Muluk Babi di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Minggu (28/6). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol selesainya pembangunan balai banjar yang kini menjadi pusat aktivitas masyarakat adat setempat.

Acara tersebut dihadiri Anggota DPRD Badung I Putu Dendi Astra Wijaya, Plt Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta Gunawan, Perbekel dan Bendesa Adat Sangeh, prajuru adat, perangkat desa, serta krama Banjar Muluk Babi.

Peresmian berlangsung bertepatan dengan rangkaian Piodalan Mejaba Jero di Pura Melanting dan Pura Dalem Sukun. Dalam kesempatan itu, Bupati bersama masyarakat juga melaksanakan persembahyangan bersama untuk memohon keselamatan dan kerahayuan jagat.

BACA JUGA :  Dua Pekan Dicari, Pedagang Asal Payangan Ditemukan Tak Bernyawa di Aliran Sungai

Bupati Adi Arnawa mengaku bangga melihat hasil pembangunan Balai Banjar Muluk Babi yang dinilainya memiliki kualitas konstruksi sangat baik. Menurutnya, bangunan balai banjar maupun kawasan parahyangan di Pura Melanting dan Pura Dalem Sukun dapat menjadi contoh pembangunan fasilitas masyarakat yang berkualitas.

“Melihat dari bangunan balai banjar dan bangunan pura dengan hibah Rp 7,5 miliar di anggaran induk 2025, tiang tidak ragu kalau memang kualitasnya sangat luar biasa. Ini perlu menjadi contoh kedepan agar bangunan fisik di masyarakat berkualitas,” ujar Adi Arnawa.

Ia juga menyatakan komitmennya untuk mengupayakan dukungan terhadap rencana pelaksanaan karya ngenteg linggih di Pura Dalem Sukun sebagai bagian dari pelestarian adat dan budaya di Desa Sangeh.

BACA JUGA :  Wujudkan Pembinaan WB dan Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Rutan Klungkung Luncurkan Taman Ketahanan Pangan “Mahottama”

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Badung yang telah berjalan maupun akan direalisasikan. Program itu meliputi bantuan hari raya keagamaan sebesar Rp2 juta, pendidikan gratis bagi siswa SMA negeri dan swasta, hingga Beasiswa Nak Badung bagi mahasiswa jenjang S1 sampai wisuda untuk masyarakat kurang mampu.

Bupati berharap berbagai program tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan banjar.

“Untuk itu krama banjar diharapkan tetap menjaga persatuan, saling sagilik, saguluk, salunglung, sabayantaka serta bergotong-royong,” pesannya.

BACA JUGA :  Menkeu Purbaya Buka Peluang Penurunan PPN di 2026 Demi Dorong Daya Beli

Sementara itu, Prawartaka Karya I Made Nengah Wija mewakili krama Banjar Muluk Babi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Badung yang telah memberikan dukungan sejak awal pembangunan hingga balai banjar beserta parahyangan pura dapat diselesaikan.

“Kami atas nama krama banjar matur suksma kepada Bupati dan Pemerintah Kabupaten Badung telah banyak membantu dan menuntaskan pembangunan balai banjar dan pura kami,” ungkapnya.

Ia berharap pemerintah daerah kembali memberikan fasilitasi terhadap rencana pelaksanaan karya ngenteg linggih yang akan dilaksanakan di Pura Dalem Sukun pada tahap berikutnya. (*)

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

ucapan-galungan-dprd-klungkung
KPP FEED IG QR_new

Breaking News

Baca Lainnya