BADUNG, BALINEWS.ID – Aksi heroik seorang pria menyelamatkan seekor anjing yang terjebak di kawasan tebing Pantai Pandawa, Kecamatan Kuta Selatan, hingga membuatnya dievakuasi tim sar pada Sabtu (13/6/2026) malam.
Pria bernama Roger (55), warga Jimbaran, dilaporkan terjebak di area tebing setelah turun bersama beberapa rekannya untuk mengevakuasi seekor anjing. Karena kesulitan kembali ke atas, Roger akhirnya meminta bantuan dan dievakuasi oleh tim SAR gabungan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 18.40 Wita dari seorang warga bernama Ratih. Berdasarkan informasi yang diterima, insiden bermula sekitar pukul 17.00 Wita saat Roger bersama tiga rekannya berupaya menolong anjing yang berada di area tebing Pantai Pandawa.
Upaya penyelamatan hewan itu berhasil dilakukan. Namun saat hendak kembali naik, Roger tidak mampu melewati medan terjal yang sudah mulai gelap sehingga terjebak di lokasi.
Menerima laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar langsung mengerahkan tujuh personel rescue menuju lokasi kejadian.
Setibanya di Pantai Pandawa sekitar pukul 19.30 Wita, tim SAR segera melakukan asesmen medan dan menyusun rencana evakuasi. Salah satu personel kemudian diturunkan menggunakan teknik khusus untuk menjangkau posisi korban yang berada di bawah tebing.
Proses evakuasi berlangsung cukup menantang karena kondisi malam hari dan minim penerangan. Dengan menerapkan teknik lifting, tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengangkat Roger ke atas tebing dengan selamat pada pukul 21.05 Wita.
“Situasi di lokasi cukup menantang karena kondisi malam hari dan minim penerangan. Namun berkat koordinasi dan kehati-hatian seluruh unsur yang terlibat, korban berhasil dievakuasi dengan selamat,” ujar tim SAR dalam keterangannya.
Operasi penyelamatan melibatkan tujuh personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, satu personel Balawista Pantai Pandawa, enam personel pengelola Pantai Pandawa, rekan korban, serta masyarakat sekitar.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas di kawasan tebing atau medan berisiko tinggi, terutama menjelang malam hari ketika kondisi pencahayaan mulai terbatas. (*)
