SEMARAPURA, BALINEWS.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung menangani sebanyak 11 korban luka bakar akibat ledakan balon gas yang terjadi saat pembukaan Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Alun-alun Ida I Dewa Agung Istri Kanya, Kabupaten Klungkung, Minggu (19/7/2026).
Humas RSUD Klungkung, I Gusti Putu Widiyasa, saat dikonfirmasi menjelaskan seluruh korban langsung mendapat penanganan medis sesaat setelah tiba di rumah sakit.
“Total ada 11 pasien yang kami tangani. Dan sekitar pukul 13.00 WITA seluruhnya sudah teridentifikasi,” ujarnya.
Dari 11 pasien tersebut, enam pasien harus menjalani rawat inap, tiga pasien sudah diperbolehkan pulang, sedangkan dua pasien masih berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD). “Sebanyak enam pasien menjalani rawat inap karena harus menjalani observasi dan konsultasi dengan dokter spesialis bedah plastik, dan dua pasien yang masih di IGD juga akan mendapatkan penanganan lanjutan,” imbuhnya.
Menurut Widiyasa, sebagian korban mengalami luka bakar mulai dari 40 persen. Dimana korban termuda diketahui berusia empat tahun, sedangkan korban tertua berusia 59 tahun.
“Pasca kejadian, seluruh tim medis bergerak cepat memberikan penanganan sesuai kondisi masing-masing pasien. Untuk pasien dengan luka bakar berat, kami terus melakukan pemantauan dan penanganan lebih lanjut bersama dokter spesialis,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, ledakan terjadi saat balon gas yang digunakan dalam seremoni pembukaan Hari Koperasi gagal diterbangkan. Saat tali balon hendak dilepaskan dengan menggunakan api, gas pada balon tersulut hingga memicu ledakan yang mengenai warga di sekitar lokasi.
Hingga kini, para korban masih terus mendapatkan penanganan medis, sementara penyebab pasti insiden tersebut masih didalami oleh pihak berwenang. (*)
